Tampilkan postingan dengan label Nissan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nissan. Tampilkan semua postingan

Nissan Quest, "Minivan" yang Galak


Selain menampilkan sedan konsep Allure dan Murano CrossCabriolet yang eksentrik di pesta LA Auto Show 2010, Nissan juga membawa minivan Quest 2011. Kendaraan keluarga ini dibangun menggunakan platform Nissan D dan ditunjang mesin 3,5L V6 DOHC yang mempunyai tenaga 253 HP.

Dari segi desain, Quest generasi keempat ini lebih eye-catching. Dengan pintu model geser (sliding door) dan kualitas interior ditingkatkan, pemasaran di Amerika dimulai awal tahun depan.

Memiliki panjang 5,1 meter dan dengan wheelbase 2,99 meter, Quest sangat nyaman untuk kendaraan 7 penumpang. Proses masuk ke kabin sudah dibikin lebih mudah setelah bukaan pintu penumpang diubah menjadi model geser dan pintu belakang model angkat (untuk model SL dan LE). Nilai plusnya, pintu juga dilengkapi intelligent key sebagai fitur standar.

Jendela yang besar ditambah dua kaca bening di bagian atap (moonroof) mampu memberikan rasa lega. Tak cuma itu. Melipat kursi baris kedua dan ketiga dapat dilakukan dengan cepat. Area sepatu terdapat di kursi baris ketiga sehingga tidak mengganggu kenyamanan penumpang.

Minivan identik dengan kenyaman dan kepraktisan, dan Quest tidak terkecuali. Kursi depan dilengkapi sistem pemanas dan mempunyai beberapa tingkat penyetelan. Selain itu, ada beberapa pemegang cangkir dan botol, gantungan baju, dan layar 11 inci untuk hiburan musik atau video yang cocok untuk perjalanan panjang.

Pengendaliannya pun sangat responsif karena sistem suspensinya independen. Kaki bagian depan dipasangi stabilizer, sedangkan belakang multi-link.

Sekalipun tenaga mesin besar, pengendara tak usah khawatir mobil akan nyelonong saat di-rem. Nissan telah membekali sistem penghenti laju Quest dengan rem ABS serta EDB dan BA.
Read more >>

Juke, Crossover Terbaru dari Nissan

Nissan Motor Eropa (NME) akhirnya memberi nama pada crossover terbaru mereka untuk pasar Benua Eropa. Namanya, Juke dan akan dipamerkan pertama kali dalam Genewa Motor Show akhir kuartal pertama tahun ini.

Pihak Nissan, seperti dikutip justauto.com (7/1/10) mengatakan, "Juke akan memasukkan seluruh kedinamisan ke dalam segmen mobil kecil, mencoba menawarkan konsumen di Eropa alternatif baru ketimbang produk hatchback tradisional dari merek lain yang lawas."

Juke akan menjadi produk Crossover keempat yang diusung pabrikan dan merupakan hasil pengembangan dari mobil konsep Qazana yang dipamerkan di Geneva tahun lalu. Mobil ini akan bersaing di segmen mobil keluarga hatchbak dengan sedikit kemampuan off-road.

Pihak Nissan mengaku, ketika melakukan survei, konsumen di Eropa belum menemukan mobil bisa memenuhi keinginan mereka. Khususnya di segmen mobil kompak yang masih didominasi oleh berbagai produk yang mirip satu dengan lainnya.

Filosofi Juke, coba menawarkan suatu produk yang keluar dari tradisi hatchback konvensional yang ada saat ini.

"Kami tahu, banyak konsumen masih mencari mobil perpaduan desain menarik, handling mumpuni, kepuasan berkendara, berteknologi tinggi tapi tetap mudah dioperasikan, nyaman, dan tak terlalu mahal. Unsur-unsur ini yang dipunyai Juke untuk memenuhi keinginan pasar Eropa yang sedikit unik," papar Simon Thomas, direktur penjualan dan pemasaran Nissan Eropa.

Produk terbaru Nissan akan diproduksi di Sunderland, sebelah utara Inggris. Jika tak ada aral melintang, Oktober mendatang Juke sudah bisa ditemui di seluruh dealer Nissan di Inggris.
Read more >>

Nissan 370Z Special Edition Memperingati 40th Kelahiran Nissan Z

Oktober ini, Nissan memperingati 40 tahun lahirnya produk pertama mobil sport mereka berinisial Z di Jepang. Saat itu, kendaraan yang dibanggakan adalah Fairlady Z. Dan di tahun yang sama (1969), tepatnya 22 Oktober diekspor ke Amerika dengan nama Datsun 240Z.

Pengembangannya terus berlanjut, sehingga sampai tahun ini dan berkaitan untuk memperingati hari kelahiran, Nissan telah memperkenalkan produk terbaru kendaraan seri Z, yakni 370Z sedan kupe dan convertibles.

Sejak pertama kali diproduksi sampai kini, Nissan Z ini dengan lima generasi yang modelnya berbeda telah terjual 1.685.000 unit. Sementara 370Z yang baru ini akan dipasarkan di Amerika pada musim semi.

Nissan 370Z special edition dalam rangka memperingati kelahiran masih menggunakan basis spec turing 370Z dengan transmisi 6-speed. Sedan sport ini dilengkapi dengan limited-slip differential dan perangkat penghenti laju yang sangat besar (bigger brakes) untuk mengimbangi velg 19 inci dari Rays forged.

Sentuhan spesial lainnya, tampak pada bagian pintu dalam yang dilapisi kulir berwarna merah. Termasuk ruang kabin yang dirajut dengan kelir merah. Terakhir, eksterior disentuh dengan suatu keunikan kelir perak khusus.
Read more >>

Nissan GT-R SpecM Mejeng di TMS

Nissan Motor Corp (NMC) begitu bangga dengan GT-R. Bayangkan, selama tahun ini mereka telah mengembangkan sedan sport tersebut dan menghasilkan dua varian, masing-masing GT-R SpecV dan SpecM. Bahkan yang terakhir bakal dipajang pada pameran Tokyo Motor Show, Jepang, akhir Oktober ini.

Nissan GT-R R35 diperkenalkan akhir 2007. Sampai sekarang, NMC telah melakukan penyempurnaan. Hasilnya, tahun ini mereka mempunyai dua model GT-R, yakni SpecV dan SpecM, yang diperkenalkan pada waktu berbeda. Kazutoshi Mizuno selaku pimpinan proyek pengembangan tak banyak komentar tentang mobil sport tersebut.

Yang jelas, GT-R SpecV dipasarkan tahun depan hanya untuk pasar domestik (Jepang). Karena mobil ini untuk penyuka kecepatan, fokus pembenahan dilakukan dengan mengurangi bobot, penggunaan sistem suspensi baru, dan pembenahan pada roda, program baru berupa Transmission Control Module (TCM), dan transmisi kopling ganda dengan 6-speed.

Sementara itu, pada 2011, mereka akan mempersiapkan GT-R SpecM. Basisnya masih menggunakan GT-R R35. Namun, fokus perubahan lebih diutamakan pada kenyamanan. Polesan pada suspensi dilakukan agar pengendara menikmati perjalanan ketika melintas di dalam kota. Desain saluran udara untuk roda belakang juga baru, plus data logging system dari satnav system.

Tak cuma bodi, interior pun diperbarui dengan model panel pintu yang baru, termasuk juga warna.
Read more >>

Fitur-fitur Khusus Nissan All-New Teana

All-New Teana 250 XV baru saja diluncurkan secara resmi di Indonesia dengan konsep produk ”modern, luxury & relax”. Di negara asalnya, Jepang, mobil ini diluncurkan 2 Juni tahun lalu.

Kalau di Jepang ditawarkan dengan dua versi yang berbeda berdasarkan mesin, 250 XV (mesin 2,5 liter) dan 350 XV (mesin 3,5 liter), di Indonesia hanya satu 250 XV. Sebelumnya, Teana yang dipasarkan di Indonesia menggunakan mesin 2,3 liter.

Eksterior. All-New Teana berubah total, luar-dalam, mesin dan tranmsisi. Bahkan, dimensi juga menjadi sedikit lebih besar, kendati jarak sumbu rodanya masih sama. Kaca pintu juga lebih luas. Perubahan cukup berarti adalah lebar yang bertambah dari 1.765 mm menjadi 1.795 mm. Adapun panjang hanya bertambah 5 mm dan tinggi 10 mm.

Lekuk-lekuk bodi baru. Begitu juga desain grill, bumper, dan lampu depan. Untuk lampu, kini digunakan model segi lancar yang terdiri dari empat area. Lampu utama adalah tipe xenon. Juga ada tambahan lampu kabut. Grill tampil dengan garis-garis horizontal berlapis krom.

Di belakang, lampu kombinasi juga tampil dengan desain baru dan rem menggunakan lampu tipe LED. Adapun samping juga nada tambahan side moulding atau list pelindung berlapis krom. Bahkan, keempat pojok bemper depan dan belakang diberi pula list pelindung yang sama. Tak kalah menarik tentu saja “electric glass sunroof” yang membuat mobil ini tampil gaya.

Interior. Kini desain jok lebih eksklusif dan artistik. Bahan yang digunakan kulit kualitas tinggi dan lebih halus. Menurut Nissan, selain mengubah desain busa jok, struktur komposisinya juga diubah sehingga bisa memberikan kenyamanan yang lebih baik lagi.

Perubahan desain juga terjadi pada dasbor, panel instrumen, dan setir. Setir dilengkapi dengan tombol audio dan cruise control. Di bagian tengah dasbor, tombol-tombol AC dan monitor sistem informasi disatukan dalam kestuan. Di bawahnya, audio dengan sistem kontrol langsungnya.

Mesin & Transmisi. Tetap menggunakan konfigurasi V6. Namun kini, kapasitasnya 2,5 liter dan tenaga naik sedikit, 182 PS (sebelumnya 173 PS). Untuk itu torsi naik menjadi 23,2 kg-m dari 22,9 kg-m yang diperoleh pada putaran sama.

Untuk memindahkan tenaga mesin ke roda, kini digunakan CVT khas Nissan yang disebutnya Xtronic. CVT Nissan dilengkapi torque converter, seperti transmisi otomatik konvensional.

Perpindahan gigi berlangsung lebih mulus, tidak ada sentakan atau lebih tepatnya terjadi secara progresif (tipe stepless). Sistem dilengkapi pula dengan adaptive shift control (ASC). Dengan fitur ini, transmisi akan melakukan perpindahan gigi secara otomatis sesuai dengan gaya setiap pengemudi. Caranya, cukup menekan tombol yang berada di depan tongkat transmisi.

Suspensi. Untuk meningkatkan kenyamanan, suspensi depan dimodifkasi lagi sesuai dengan karakteristik peredam kejut baru yang dengan pegas yang bisa memperpanjang langkah ekspansinya selama bodi mengalami gejala oleng (roll), yaitu saat membelok.

Di belakang, Nissan menggunakan multi-link di belakang dengan posisi pemasangan peredam lebih dekat dengan ban. Tujuannya untuk memperoleh stabiltias yang makin baik.

Fitur lain: Sensor mundur atau back sonar 4 point, intelligent key (berfungsi sebagai anti-maling, dengan mengunci setir), tombol start mesin, jok dengan memori setelan, 6 airbag (termasuk tipe curtain), VDC (Vehicle Dynamic Control), ABS, EBD, BA (brake assist).

Dimensi (mm)
Panjang
4.850
Lebar
1.795
Tinggi
1.485
Jarak sumbu roda
2.775
Jarak terendah
145
Berat
1.531 kg
Kapasitas tangki
70 (liter)
Mesin
Tipe
V6, DOHC, 24 katup, CVTC
Kapasitas
2.496 cc
Diameter x langkah
85,0 x 73,3 mm
Perbandingan kompresi
9,8: 1
Tenaga maks
134kW (182PS) @6.000 rpm
Torsi maks.
118 (23,2) @ 4.400 rpm
Read more >>

Leaf, Andalan Masa Depan Nissan Menantang Hibrida

Nissan Motor Co, produsen mobil nomor tiga terbesar Jepang, Minggu (2 Agustus) lalu memulai era barunya. Perusahaan tersebut meluncurkan andalan masa terbaru untuk menghadapi penetrasi mobil hibrida, yaitu hatchback listrik, yang diberi nama Leaf.

Nama tersebut dipilih karena daun adalah pemurni udara di atmosfer. Bagi Nissan, Leaf nantinya akan memurnikan mobil dari polusi atau kendaraan tanpa emisi.

Pengamat menilai, gebrakan Nissan ini merupakan upaya mereka tetap bisa bersaing dengan dua produsen utama Jepang, Toyota, dan Honda. Pasalnya, Toyota dan Honda berhasil memproduksi dan memasarkan mobil hibrida secara massal. Bahkan, Toyota, melalui Prius, sukses memasarkan mobil hibrida di Amerika Serikat dan Jepang. Sementara itu, Nissan tidak punya andalan di segmen hibrida.

Bukan eksklusif
“Kami melihat mobil listrik bukan eksklusif (niche), tetapi produk massal,” ungkap Carlos Ghosn, Presdir sekaligus CEO Nissan Motor Co.

Ia menambahkan, masalah yang dihadapi mobil listrik sekarang ini adalah kapasitas produksinya yang masih kalah dibandingkan dengan kendaraan bermesin bensin. Namun, soal kemampuan, seperti Leaf, sangat bertenaga.

“Sama dengan mobil bermesin bensin yang dilengkapi turbo. Kelebihannya tidak ada gejala turbo lag. Di samping itu, tidak perlu ganti gigi,” lanjutnya. Dalam hal ini, Nissan menggunakan "shift by wire".

Diakuinya, di masa transisi sekarang, mobil hibrida makin populer di beberapa pasar dunia. Kendati demikian, ia menilai, mobil tersebut masih eksklusif. Pasalnya, mobil hibrida baru menguasai 2 persen pasar global.

Tahun depan
Nissan Leaf sendiri baru dijual akhir tahun depan di Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Ghosn sangat bangga dengan andalan masa depan ini. “Leaf adalah sukses besar Nissan. Seluruh karyawan Nissan bangga dengan mobil,” katanya.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Nissan, dimensi Leaf sama dengan Grand Livina. Tepatnya (dalam mm): Panjang 4.445, lebar 1.770, dan tinggi 1.550. Sementara itu, Grand Livina punya panjang 4.420, lebar 1.690, dan tinggi 1.595. Modelnya juga sama, hatchback! Namun, wajah Leaf lebih landai, aerodinamis, untuk meningkatkan efisiensinya.

Jarak tempuh: 160 km
Performa Leaf yang diunggulkan Nissan adalah satu kali isi baterai bisa digunakan untuk jarak 160 km (*US LA4 Mode). Baterai yang digunakan adalah lithium ion khusus dengan ukuran lebih kecil dan dilaminasi.

Berdasarkan survei yang dilakukan Nissan secara ekstensif terhadap konsumen global, mereka puas dengan kemampuan tersebut. Pasalnya, 70 persen pemakai mobil di dunia setiap harinya menggunakan mobil rata-rata 160 km. Kemampuan lainnya, beterai bisa diisi secara cepat, yaitu 30 menit sampai 80 persen.

Pengisian di rumah dengan tegangan 200 volt di Jepang membutuhkan waktu 8 jam. Kondisi tersebut cukup bila mobil digunakan kembali esok hari dengan start di pagi hari.

Performa
Baterai lithium-ion yang digunakan Nissan mampu menghasilkan tenaga 90 kW (120 PS) lebih. Sementara itu motor listriknya menghasilkan tenaga 280 kW dan torsi 280 Nm. Kemampuan ini memastikan Leaf sangat responsif, enak dikebut, dan membuat pengemudinya seperti mengemudikan mobil sport bermesin bensin. Kecepatan tertinggi yang bisa dicapai 140 km/jam.

Ditambahkannya, mobil ini tidak lagi dilengkapi knalpot. Saat dijalankan, mobil tidak menimbulkan suara berisik. Tidak ada emisi atau gas rumah kaca. Lantas, dengan tambahan regenerative brake system (RBS), Leaf menjadi sebuah mobil yang sangat efisien dalam hal konversi energi.

Juga dijelaskan, mobil listrik ini akan dirakit di Oppama, Jepang. Untuk meningkatkan kapasitas produksi, Leaf juga dibuat di Smyrna, Tennesse, Amerikat Serikat.

Sementara itu, baterai lithium-ion diproduksi di Zama, Jepang. Bila permintaan meningkat, kapasitas produksi ditingkatkan dengan mendirikan pabrik di Amerika Serikat, Inggris, dan Portugal. Yang juga sedang dilakukan, studi untuk membangunnya di negara lain.

Mantan PM Jepang
Peluncuran dilakukan bersamaan dengan peresmian markas global baru Nissan di Yokohama. Ghosn mengemudikan Leaf berwarna biru langit ke panggung dengan penumpang mantan Perdana Menteri Jepang, Junichiro Koizumi, plus dua tamu lainnya.

“Hari ini kami merayakan awal bab baru dari kehidupan perusahaan kami,” ungkap Ghosn. Menurutnya, pada 2020, 10 dari kendaraan yang dibuat atau dipasarkan, 1 adalah mobil listrik.

Disewakan
Perusahaan mobil, seperti Toyota dan Volkswagen AG, juga mengumumkan rencana peluncuran mobil listrik dalam beberapa tahun mendatang. Namun, menurut mereka, butuh waktu satu dekade untuk sampai ke kinerja seperti mobil bermesin bensin sekarang ini.

Pasalnya, harga beterai lithiun-ion masih mahal, rentang penggunaannya terbatas dan waktu pengisian yang lama, terutama bila mengandalkan teknologi baterai sekarang ini.

Nissan belum bisa mematok harga Leaf. Hanya dijelaskan, jika harga baterai lithium-ion nantinya makin murah, dipastikan harga mobil ini bisa bersaing dengan mesin bensin.

Karena masih mahal, seperti yang dilakukan oleh Mitsubishi dengan iMiEV-nya dan Toyota dengan Prius plug-in, pada tahap awal, Nissan mempertimbangkan untuk menyewakannya kepada perusahaan atau departemen pemerintah di Jepang.

Read more >>

Nissan Navara Bergaya American Style

Mengubah tampilan mobil Jepang menjadi bergaya American style bukan pekerjaan gampang. Masalahnya, dari sisi karakter, bentuk dan desain antara wajah Asia dan Negeri Paman Sam sangat beda.

Tapi, keinginan Dimas Arki Jatipratama mengubah tampilan Nissan Navara TDCi 2009 miliknya bertampang DUB ala American style sudah bulat. Alasannya, ia ingin beda tampilan dari kebanyakan modif double cabin yang marak dengan model city slicker.

Pewujudan ambisinya dilakukan pada bagian detail untuk memperoleh hasil yang baik. Seperti bagian depan, bagian ini diubah beraroma muscle ala Amerika. "Gril dan bumper dibuat ulang plus ditambahkan jaring-jaring kawat," ungkap Opic dari Lm&T, pihak yang diserahi tugas bagian bodi.

Perubahan pada bumper tampak pada penyiasatan ornamen jaring serupa dengan gril pada mud-guard. Tampilan dipermanis dengan penyematan cover fog lamp custom.

Ciri kental model DUB tampak pada pemakaian velg ukuran 24 inci dari MHT dengan desain palang lima. Agar kesan muscle kian kuat, bumper belakang dilabur hitam.

Karena menggunakan ban super-lebar, jadi enggak lucu kalau suspensi enggak ikut dibenahi, apalagi Navara memiliki struktur kaki-kaki yang tinggi, sulit kalau mau dibikin ceper.

"Suspensi harus benar-benar di-custom semua," ungkap Dimas. Untuk mendekatkan ground clearance ke tanah, sistem per daun bagian belakang dicampur dengan punya Toyota Kijang. "Batang per dibalik jadi ke bawah gardan," bilang Dimas.

Dengan per dibalik, meski dipres, buritan benar-benar terlihat ceper. Perubahan termasuk ke bagian damper penahan benturan, yang asli punya mobil diganti dengan karet yang lebih tipis.
Read more >>

Nissan All-New Teana: Gesit, Nyaman, dan Mantap

Selain memperkenalkan detail All-New Teana, NMI juga memberikan kesempatan kepada wartawan untuk menguji kemampuan All-New Teana perumahan Sentul City yang naik-turun dan berkelok secara singkat. Jadi, belum banyak yang bisa dieksploitasi secara maksimal dari mobil ini, termasuk tentu fasilitas, seperti audio, dan kemampuan lainnya.

Penumpang belakang
Sebagai sedan kelas menengah dan pemilik disopiri, mencoba kenyamanan dan kemantapan duduk di jok belakang. Malah, pada saat tes, Teana diisi 4 penumpang, (termasuk pengemudi).

Duduk terasa nyaman dengan sentuhan jok dari kulit yang halus. Di bagian tengah jok terdapat sandaran tangan yang bisa dilipat bila tidak digunakan atau buat penumpang tengah. Kenyamanan sangat baik. Posisi tubuh pada sandaran sangat baik dan menyenangkan. Kaki juga punya ruang cukup menyulur ke depan.

Mengemudikan sendiri
Ketika mengemudikannya, juga terasa nyaman. Mobil mudah dikendalikan melewati berbagai “S” dengan cepat. Menyenangkan!

Rem juga mencengkeram dengan sangat baik. Yang sedikit kurang nyaman, posisi tempat tongkat transmisi lebih rendah ke arah depan sehingga pengemudi perlu memastikan posisinya. Terutama bila dibandingkan dengan pola yang digunakan merek lain untuk transmisi otomatik, misalnya membedakan posisi dengan warna atau “gate”.

ASC, ketika diaktifkan, bekerja dengan baik dan menyenangkan sekali.

Rem parkir kaki
Teana menggunakan rem parkir yang harus diinjak (ditekan) untuk mengoperasikannya. Posisinya persis paling kiri, di samping footrest. Untuk mengaktifkan dan membebaskannya, cukup dengan menginjak.

Setir ringan dan sensitif. Kendati termasuk panjang, Teana mudah melakukan manuver dengan mantap pada kecepatan tinggi. Rem juga sangat menggigit.

Hanya dengan menempatkan tongkat transmisi di “D”, lantas menginjak gas, Teana sudah mampu dikebut tanpa ada kejutan saat perpindahan gigi. Bahkan tanpa terasa, mobil sudah mencapai kecepatan di atas 100 km/jam lebih padahal baru saja dikebut beberapa detik. Akselerasinya cukup responsif. Namun tentu saja tidak segesit manual atau transmisi otomatik konvensional.

Karena menggunakan CVT, perpindahan gigi terasa mulus. Kalaupun dirasakan ada perubahan, itu dirasakan melalui suara mesin dan tenaga mesin. Pasalnya, begitu dikebut, gigi naik ke perbandingan lebih tinggi, putaran mesin juga turun dengan cepat.

Suara di kabin termasuk senyap, apalagi mesin. Saat dikebut, hanya terdengar suara ban dan permukaan jalan. Waktu dites, Teana menggunakan ban Michelin dengan ukuran 215/55-R17.
Read more >>

Nissan Luncurkan Van Kompak NV200 Vanette Model Terbaru

Nissan Motor Co hari ini meluncurkan Nissan NV200 baru dengan desain yang mengalami perubahan total. Perusahaan mobil nomor tiga Jepang ini mengatakan, NV200 Vanette adalah van kompak generasi mendatang.

Namun yang pasti, Vanette bukan Serena. Dimesinnya lebih kecil dari Serena. Meski di Jepang sama-sama dikelompokkan pada van, tetapi Vanatte mengarah ke komersial. Di Indonesia, posisinya sama dengan Daihatsu Gran Max, ada untuk komersial atau bisnis serta pribadi atau keluarga. Karena itu pula, suspensi belakangnya masih menggunakan per daun.

Di negara asalnya, Vanette baru mulai dijual 21 Mei lusa dengan harga 1,6 juta yen atau sama dengan Rp 170 juta. Menurut Nissan, NV200 akan mengubah konsep penampilan kendaraan komersial ringan di Jepang. Pasalnya, penampilan Vanette jauh lebih menarik dengan tambahan hidung dengan desain bundar dan tajam.

Disamping itu, fungsionalistasnya makin komplit. Mesin yang digunakannya, 1,6 liter, bertenaga 105 PS @6.000 rpm, konsumsi bahan bakarnya 14,1 km/liter. Termasuk irit!

Varian
Sebagai kendaraan serbaguna, Nissan menawarkan berbagai varian atau konfigurasi jok berdasarkan daya muat penumpang dan barang. Pilihan yang ditawarkan Nissan 2, 5, dan 7 penumpang dengan konfigurasi jok, 1, 2 dan 3 deret.

Setelah Jepang, NV200 juga akan diperkenalkan di negara lain. Van komersial akan dijual berdampingan dengan Vanette sekarang yang berbentuk monobox.

Bagian belakang van ini dibuat lebih tinggi dengan lantai rendah. Dengan demikian, selain membuat kapasitas muatan bertambah, desain itu juga memudahkan muat dan bongkar barang.

Bila menggunakan dua tempat duduk saja, bisa digunakan untuk memuat barang berukuran (2.000 x 100 x 440 mm). Kalau kolong jok penumpang digunakan, ukuran barang yang dimuat bisa mencapai 3 meter. Panjang kendaraan ini 4.400 mm

Posisi pengemudi seperti di sedan. Panel instrumen ditata dengan estetika tinggi, dan untuk dasbor menggunakan materi berkualitas tinggi. Jok pengemudi dapat digeser maju mundur 190 mm, berukuran besar, dan nyaman diduduki.

Tersedia kaca samping geser untuk memberikan ventilasi di samping jok deret kedua (opsi pemasangan pabrik).

Di Jepang, Vanette ditawarkan dengan tambahan monitor belakang (opsi pemasangan pabrik), lampu depan halogen multi-reflektor (dengan pengatur ketinggian manual), electronic brake-force distribution (EBD), ABS, brake assist (BA), dan konstruki besi dengan zone yang diperkuat, pengaman samping, kantong udara SRS untuk pengemudi dan penumpang depan. Fitur ini cukup banyak dan membuat harganya jadi makin mahal! Bagaimana kalau Nissan menawarkannya juga di Indonesia?

Dimensi (mm)
Panjang: 4.400
Lebar: 1.695
Tinggi: 1.855
Jarak sumbu roda: 2.725
Berat kendaraan: 1.940 kg

Mesin
Tenaga maks: 109 PS @6.000 rpm
Torsi maks: 152 Nm @4.400 rpm

Read more >>

Nissan Fairlady yang Kalem, tapi Galak

Nissan Fairlady 350Z tergolong sedan sport coupe yang kencang. Kemudian, Fairlady ini bukan sembarangan lantaran mengusung transmisi manual 6 speed, sesuatu yang menjadi salah satu pembeda. Namun, Adhi Abel Wisesa merasa kurang puas dengan sport car Jepang itu. Anggaran sebesar hampir Rp 120 juta dikeluarkan untuk memenuhi hasrat salah satu biang modifikasi "nyeleneh" di Ibu Kota ini.

Ebel—demikian Adhi biasa dipanggil—mendongkrak tenaga Nissan bikinan 2003 itu menjadi lebih kencang namun street use. "Selain itu, 350Z standarnya sudah berjubah Veilside," tegas pria kelahiran 28 September 1988 ini.

Namun, dengan Veilside yang beraura sporty dan racing tidak membuat pemilik rumah modifikasi Wisesa Motorsport itu nyaman. Body yang gembung susah diajak ngebut. Tak pelak, bodi asli digusur oleh body kit Wald seharga Rp 25 juta yang lebih kalem dengan garis-garis dinamis mengesankan sport car luxury,
kecuali kap mesin menggunakan Varis yang mempunyai lubang 'insang' atau air scoop untuk mencirikan besutan kencang. Diperkuat dengan aksen carbon di permukaannya semakin mengentalkan kesan racing.

Badan pesawat terbang
Untuk mesin, tenaga sebesar 285 dk dinilai Ebel cukup kencang. Ia hanya memperkuat kopling. Supaya pertukaran transmisi lebih presisi, mulai dari per kopling hingga dekrup dipercayakan pada Ogura. Efeknya, injakan pedal kopling lebih ringan dan kuat lantaran materialnya menggunakan bahan karbon.

Sistem gas buang disentuh agar tenaga mesin VQ35DE lebih spontan. Pipa knalpot stainles dari Fujitsubo punya andil besar untuk mendapatkan tenaga di putaran bawah. "Untuk proyek berikutnya, ECU harus diganti punya NISMO," target Ebel.

Sebagai seorang pebalap, Ebel tahu persis kalau bobot kendaraan memengaruhi tenaga. Makanya, keempat roda disematkan velg Volk Racing TE37 asal Jepang yang amat ringan dan tahan banting. Harganya Rp 40 juta dan special edition dengan bahan forged monoblock yang juga diaplikasikan ke badan pesawat terbang. Beratnya enggak beda jauh dengan bayi, sekitar 3,6 kg.

Yang sedikit mengagetkan Ebel adalah saat mengganti setir standar dengan model racing buatan Sparco. Ternyata enggak bisa sembarangan, khususnya yang bertransmisi manual. Ketika diganti dengan setir aftermarket, sinyal ECU tambah 'ngaco'. "Cek engine menyala terus. Jadi, selain harus ganti semua sistem komputer, setirnya juga harus semerek dengan ECU," jelas Ebel.
Read more >>

Peminat Nissan X-Trail dan Serena HS Harus Inden

Situasi pasar otomotif nasional lagi unik. Bayangkan, dalam kondisi krisis global, ada produsen meluncurkan sedan mewahnya. Ada BMW dengan Seri-7, kemudian Lexus dengan RX350, dan terakhir Audi yang Kamis lalu memperkenalkan sedan coupe
mewah A5.

Ternyata, pangsa pasar sedan mewah ini juga ada peminatnya. Buktinya, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) telah menjual Teana di Maret ini sebanyak 6 unit. "Tahu nih, kadang-kadang aneh juga," tandas Teddy Iriawan, Deputi Direktur Sales & Marketing PT MNI mengenai pasar otomotif nasional.

Dari jumlah 6 unit itu, katanya, terbanyak di Jakarta dan satu di Surabaya. Untuk Maret ini, penjualan Nissan mencapai total 1.383 unit. "Turun memang dibanding Februari lalu, tapi selisihnya tipis," jelas Teddy.

Penjualan tertinggi diraih dari Grand Livina 1.5 XV manual yang mencapai 409 unit, diikuti yang transmisi otomatisnya, sebanyak 203 unit. Adapun di kelas SUV, X-Trail termewahnya, XT CVT 2.5, mencapai angka penjualan 105 unit. "Untuk X-Trail XT 2.5 CVT, pembeli harus inden sampai Mei, termasuk juga Serena Highway Star (HS)," ungkap Teddy yang tidak menyangka peminat Serena cukup banyak.

Mengenai kenaikan harga, ia menegaskan bahwa ada rencana ke arah sana. "Jangan kita terus yang duluan. Kali ini mau di belakang sekali-sekali. Wait and see, lah," tutupnya.

Read more >>

Qazana, X-over Kompak Andalan Terbaru Nissan

Salah satu mobil konsep Nissan yang paling menarik dan saat ini mejeng di Geneva Motor Show adalah Nissan Qazana. Sebuah x-over terbaru Nissan berukuran kompak.

Hebatnya lagi, menurut Carlos Tavares, Executive Vice President Nissan Motor, Qazana segera diproduksi tahun depan, pada pabrik mereka di Sunderland, Inggris. Bagi mereka yang sudah “kesengsem” dengan Qazana tidak harus menunggu terlalu lama.

Eksterior. Ukuran Qazana yang kompak dapat dilihat dari dimensinya: panjang 4.060 mm, tinggi 1.570 mm, lebar 1.780 mm, dan jarak sumbu roda 2.530 mm. Juga lebih tinggi dan tentu saja cocok buat kondisi jalanan Indonesia, yang sering rusak atau dilanda banjir.

Hebatnya lagi, x-over ini menggunakan velg 20 inci yang membuatnya tampak gagah, maskulin, kekar, dan tentu saja, “hhhmmm..,.” ingin segera memilikinya.

Menurut Nissan, dengan postur lebih tinggi, beberapa aspek penting dari mobil, misalnya suspensi, “langkah” dibuat lebih panjang. Dengan demikian, roda dijamin tidak akan menghantam fender dan relatif nyaman selama menerabas jalan yang penuh dengan “ajrut-ajrutan”.

Dari samping, sosok Qazana mirip dengan coupe. Pintunya berkesan hanya dua. Kenyataannya, setiap sisi punya dua pintu. Pintu depan membuka ke arah depan, sedangkan belakang, mengayun ke arah belakang. Pintu tidak bisa dibuka secara manual atau mekanis, tetapi menggunakan tenaga listrik. Menurut Nissan, demi keamanan, pintu belakang baru bisa dibuka bila depan terbuka.

Sosok dan penampilan Qazana sangat menarik. Selain catnya, disebut Nissan Putih Titanium dan membuatnya makin keren, dari samping posturnya mirip mobil coupe.

Ketika kedua pintu samping dibuka secara bersamaan, tersingkaplah interior yang dengan wajah yang menggoda dan menggairahkan. Pengemudi dan penumpang bisa masuk dengan mudah dan disambut dengan kehangatan penampilan interior.

Diilhami sepeda motor. Melihat interior lebih seksama, rasa kagum dipastikan muncul. Bukan hanya pada keberanian desainer Nissan Eropa memilih warnanya, melainkan juga konsep desainnya.

Kombinasi dasbor, konsol tengah tempat tongkat pemindah gigi, mirip dengan postur sepeda motor sport. Tak hanya desain, kombinasi materi untuk menampilkan bentuk sepeda motor juga diusahakan sama.

“Rasa mekanis interior, bentuk konsol boks dan tatakan tangan diilhami dari tangki bensin dan jok sepeda motor sport,” jelas Paul Ray, Senior Interior Desainer Nissan Eropa tentang desain interior mobil ini. “Sensasi naik motor dipindahkan ke Qazana,“ tambahnya.

Konsep baru lain yang diaplikasi pada Qazana adalah jok “mengapung”. Jok tidak langsung dipasang pada lantai.

Dasbor didominasi oleh layar monitor yang dipasang di tengah. Di antaranya adalah dua layar navigasi, yang memberikan informasi penting tentang all mode AWD yang dikontrol secara elekronik dari mobil ini.

On-road & Off-road. Dengan ukurannya yang kompak, Qazana ideal untuk pemakaian dalam kota. Di lain hal, dengan spesifikasi mutakhir dan penampilan yang energik juga bisa buat petualangan ke tempat dengan jalanan tidak beraspal.

Crossover ini bisa dibawa ke pantai, off-road, atau menelusuri perkampungan. Menurut Nissan, Qazana adalah hasil perkawinan SUV dan mobil sport. Ternyata, selain diilhami oleh sepeda motor, Qazana juga mengadopsi karakter kendaraan buggy yang banyak digunakan di pantai dan padang pasir.

Dengan ini, Qazana diarahkan kepada konsumen yang membutuhkan satu kendaraan dengan berbagai kemampuan, on-road dan off-road.

Elemen Bulat. Qazana banyak menggunakan rancangan dengan elemen bulat, seperti Murano dan Qashqai. Hal tersebut dapat dilihat pada lengkungan fender ban dan kap mesin. Ciri yang masih dipertahankan di bagian belakang yang juga digunakan pada Murano dan Qashqai adalah kaca belakang yang tinggi.

Ciri khas Nissan lainnya adalah lampu belakang berbentuk “bumerang” yang digunakan 370Z.

Wajah Qazana didominasi dengan empat lampu depan. Dua lampu bulat berada di bumper plus sepasang lampu siang model strip yang berada di spoiler atas. Lampu lainnya berada di samping kap mesin.

Bagi Nissan, Qazana adalah solusi radikal untuk menentukan tipikal produk yang cocok bagi konsumen mereka di masa mendatang!
Read more >>

Nissan Silvia, The Red Drifter Sunway Malaysia

Malaysia katanya gudang mobil-mobil kencang nomor dua setelah Jepang. Masalahnya, di mana bisa dijumpai kereta (sebutan mobil di Malaysia) cepat di Negeri Menara Kembar Petronas itu? Jawabnya, pergilah ke Sunway di Petaling Jaya, Selangor.

Di situlah kumpulan besutan super-kencang JDM (Japan Domestic Market) berseliweran. Salah satunya sempat 'ketangkap' lensa kamera, Nissan Silvia S15 yang dijuluki "The Red Drifter". Tak dinyana, pemilik sedan dua pintu bernama Tommy Halim yang justru berasal dari Medan, Sumatera Utara. Ia lagi menimba ilmu di Negeri Jiran itu.

"Waktu di Medan, saya enggak boleh punya mobil kencang. Entah mengapa, setelah di Malaysia baru boleh mainan mobil sama ortu (orang tua)," bilang cowok berusia 20 tahun membuka ceritanya. Karena ada lampu hijau dari ortu, segudang ide buat membangun S15 jadi powerfull tidak disia-siakan.

Tembakan pertamanya adalah jantung pacu alias dapur pacu. Supaya mesin Silvia S15 SR20DET mempunyai tenaga dahsyat, mesin 4 silinder dengan single turbo itu dibawa langsung ke Jepang untuk ditingkatkan kemampuannya menjadi stage II. Di antaranya diberi seperangkat camshaft dari Tomei bersudut 272 derajat. Hasilnya, putaran mesin lebih cepat digeber sampai 8.000 rpm.

Semakin cepat putaran mesin, maka dibutuhkan AFR (air filter ratio) yang kaya di ruang bakar. Efek domino ini membuat sistem induksi daya mesin ikut dibenahi, tapi bukan dengan substitusi turbocharger, melainkan dengan meng-hybrid isi turbinnya. Kipas menggunakan turbin T3 dari Tomei.

"Untuk turbo cukup di-boost di angka 1,6 bar saja," bilang mahasiswa SunWay University. Sebenarnya itu masih bisa lebih, tapi ia mengatakan, dengan segitu saja bisa melesat sampai 260 km/jam.

Hasil dari oprekan stage II, tenaga mesin yang tadinya 250 hp terdongkrak menjadi 387,3 hp (on engine). Karena tenaga gahar agar goyangan mobil stabil, sistem suspensi harus dibenahi. Tommy lebih memilih buatan HKS Hypermax II yang memang khusus buat Nissan. "Enak dibuat ngedrift," urai Tommy.

Mesin galak, tanpa diimbangi dengan tampilan bodi, hasilnya timpang. Urusan body kit untuk Nissan Silvia punya berbagai pilihan di pasaran, seperti VeilSide, Bomex, atau Top Secret yang banyak diaplikasi di Malaysia.

Tommy ingin tampil beda, dan dipilihnya Uras Monkey Magic Edition dari Amrik. "Dari bentuk enggak banyak lekukan dan juga dinamis dengan desain air dam dan cocok sama intercooler HKS," papar Tommy.

Sementara itu, di bagian belakang, celah kosong di bawah bumper dikalibrasi dengan diffuser bikinan Top Secret. Bahannya dari serat karbon, membuat tampilan S15 drifting style makin kuat.
Read more >>

Nissan Mulai Genjot Produksi pada Maret 2009

Nissan Motor, produsen nomor tiga terbesar di Jepang, akan mengenjot produksi domestiknya Maret mendatang. Hal itu dilakukan setelah bulan ini Nissan mengurangi stok karena permintaan pasar yang menurun.

Pabrik Tochigi akan mulai beproduksi lagi setelah 13 hari stop pada bulan ini. Hal tersebut dikatakan oleh juru bicara Nissan Motor, Mitsuru Yonekawa dalam wawancara telepon hari ini dengan Bloomberg.com..

Dijelaskan pula, pabrik Nissan lainnya, yaitu Kyushu dan Oppama, produksinya juga akan ditingkatkan bulan depan. Sebelumnya, kedua pabrik telah menghentikan produksinya 11 hari dan 9½ hari setiap bulan pada Januari dan Pebruari 2009.

Nissan menurunkan produksinya sampai 64.000 unit pada Pebruari dan Maret ini dari rencana awalnya. Hal itu dilakukan karena resesi global dan permintaan mobil baru yang menurun. Produsen mobil Jepang mengatakan, selama Januari 2009, penurunan produksi mencapai 59%, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (Januari 2008) atau 47.477 unit.

Sementara itu, Toyota dikhabarkan mulai mengenjot produksinya Mei mendatang. Hal tersebut dilakukan berkenaan dengan rencana Toyota untuk memperkenal model-model baru mulai April nanti. Salah satu produk yang akan diperkenalkan Toyota adalah Prius terbaru.

Read more >>

All New Nissan X-Trail XTronic CVT Dibanderol Rp 280 Juta

Pada awal 2009, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) tercatat sebagai produsen mobil pertama di Tanah Air yang memperkenalkan produk terbarunya All New Nissan X-Trail. Selain berkapasitas mesin 2.000 cc, SUV ini dilengkapi sistem transmisi XTronix CVT yang menjadi keunggulan di kelasnya di pasaran mobil di Indonesia.

"CVT ini memang belum populer betul di masyarakat Indonesia, tapi dengan kehadiran teknologi ini konsumen diharapkan dapat mengendarai SUV Nissan ini lebih baik dan nyaman," jelas Presiden Direktur NMI Norio Ota dalam sambutan melepas keberangkatan wartawan untuk menjajal All New Nissan X-Trail 2.0L XTronic CVT, Rabu (7/1).

NMI menyediakan tujuh unit X-Trail Xtronic CVT untuk dicoba oleh 29 wartawan dari 22 media, baik cetak, elektronik maupun on-line. Rutenya, start dari Jakarta menuju Kuningan, Jawa Barat, sebagai trayek pertama melalui Subang dan Majalengka. Rute kedua balik ke Jakarta melalui jalur Pantura. Hasil uji coba (test drive) dan apa saja keunggulan fitur pada All New X-Trail ini bisa disimak pada rubrik Produk Baru dan Tes, Jumat (9/1).

Dalam presentasi pada malam hari di Hotel Grage, Kuningan, Deputi Direktur Sales dan Marketing PT Nissan Motor Indonesia Teddy Irawan membocorkan kepada Kompas.com perihal harga SUV baru ini. "Untuk yang transmisi manual berkisar Rp 265 jutaan, sedang transmisi XTronic CVT sekitar Rp 280 juta," bisiknya. Ia menargetkan 100 sampai 200 unit setiap bulannya.

Informasi lainnya, Teddy menyebutkan kalau semua produk Nissan akan mengalami kenaikan harga. "Dalam minggu-minggu ini, kalau tidak Jumat (9/1) mungkin Sabtu (10/1)," ungkap Teddy. Ketika dipancing angka kenaikan di atas Rp 10 juta sampai Rp 15 jutaan, ia malah menegaskan untuk Nissan Serena mengalami kenaikan sekitar Rp 6 jutaan. Soal kenaikan dibilangnya beragam, ada yang berkisar Rp 6 juta sampai Rp 10 jutaan.

Yang cukup mengagetkannya penjualan Nissan Grand Livina beserta jajaran keluarganya Livina XR dan X-Gear. "Lebih dari 50 persen, tepatnya 55 persen dari total penjualan Grand Livina plus Livina XR dan X-Gear direbut oleh transmisi otomatis.
Read more >>

Sensasi Baru Nissan All-New Fairlady Z

Nissan meluncurkan salah satu produk kebanggaannya yang menjadi legenda dan banyak digemari pecinta mobil sport di berbagai negara, yaitu Fairlady Z. Dari segi penampilan, All-New Fairlady Z berbeda total dari pendahulunya. Versi terbaru ini dirancang dengan berbagai sentuhan seni modern untuk menghasilkan “image” mobil sport berkelas dunia.

Bagi Nissan, Fairlady Z adalah lambang reputasi sebagai salah satu produsen mobil Jepang yang mampu melahirkan mobil-moibl sport hebat. Betapa tidak, Fairlady Z pertama kalinya diperkenalkan pada 1969, ketika itu Nissan masih menggunakan nama Datsun.

Generasi pertamanya adalah S30. Menjelang usianya yang ke-40, jumlah Fairlady Z yang terjual ke seluruh dunia mencapai 1,7 juta unit. Suatu prestasi yang membanggakan dan membuktikan Fairlady diterima dengan antusias oleh berbagai kalangan di mancanegara.

Khas “Z”
All-New Fairlady Z meski mengalami perubahan secara besar-besaran baik desain maupun performa, watak titisan generasi pertamanya tetap dipertahankan. Nissan menyebut titisan tersebut dengan “Z-ness”, yaitu kemampuan dan sosok penampilannya bernilai seni tinggi.

Pembaruan yang dilakukan Nissan terhadap Fairlady Z adalah menghadirkan desain eksterior dan interior khas plus performa yang tinggi. Untuk itu, selain mengubah eksterior dan interior, jarak sumbu roda diperpendek, menurunkan bobot dan mengadopsi mesin yang lebih “galak”, V6 dengan kapasitas 3,7 liter.

Transmisi pun diklaim mengadopsi fitur pertama di dunia, yaitu manual 6 tingkat kecepatan yang bisa disinkronkan kinerjanya dengan putaran mesin. Juga ditawarkan transmisi otomatik 7 tingkat kecepatan dengan mode pergantian gigi secara manual.

Dengan perubahan dan pembaruan di berbagai sektor itu, termasuk suspensi, Nissan menilai Fairlady Z menjadi mobil sport yang mampu berakselerasi dengan sangat agresif, lincah, atau gesit bermanuver. Tak kalah menarik, Fairlady Z tetap aman karena dilengkapi dengan rem yang sudah teruji kemampuan kerjanya.

Interior mobil ini juga mengalami rancang ulang secara menyeluruh. Tujuannya, agar pengemudi dan kokpit dapat membentuk “kesatuan”. Hasilnya, mobil sport ini akan memberikan rasa “enjoy” sesungguhnya saat dikebut.

Ciri Asli “Z”
Menurut Nissan, ciri asli Fairlady Z adalah mobil sport dengan mesin di depan dan gerak roda belakang, sedangkan pada bodi, diperlihatkan pada rancangan yang dibentuk dengan keterampilan dan goresan cita rasa seni tinggi untuk membentuk ikon “Z-ness”. Ciri tersebut diperlihatkan pada garis-garis dinamis mulai dari lampu depan sampai ke belakang. Lainnya, garis di tengah bodi mulai dari fender (sepatbor) depan sampai ke belakang dengan lengkungan besar yang menjadi aksentuasi khas Fairlady Z sekaligus menandakan bahwa mobil mengandalkan gerak roda belakang.

Bumerang
Ciri khas baru dari Fairlady Z terbaru ini adalah desain lampu depan dan kombinasi lampu belakang yang sama. Keduanya dibentuk seperti gerakan bumerang. Menurut Nissan, desain lampu depan dan belakang merupakan goresan dari hasil gerakan “stop, flick dan tarik“ ujung kuas ketika menorehkan kaligrafi.

Selanjutnya, untuk meningkatkan kemampuan sportnya, jarak sumbu roda diperpendek 100 mm dari versi sebelumnya. Bobot diturunkan tanpa mengorbankan aspek keamanan atau keselamatan pengemudi. Bodi tetap kokoh karena komponen, seperti kap mesin, panel pintu dan pintu hatchback (pintu belakang) yang semula menggunakan baja, kini diganti dengan aluminium.

Kokpit Baru
Fairlady Z menggunakan tiga bulatan instrumen berdiameter besar yang merupakan ciri khas mobil sport. Diameter takometer dan spidometer lebih besar dan membentuk roda setir yang melebar ke luar pada kedua sisi untuk memudahkan saat melihatnya. Trio instrumen dengan penampilan trandisional khas Z sejak generasi pertama tetap dipertahankan. Sekarang digunakan indikator suhu oli dan bukan lagi tekanan oli, seperti mobil sport sesungguhnya.

Penempatan pedal-pedal dan setir direposisi lagi agar pengemudi dapat mengoperasikannya dengan mudah. Pilar depan ditempatkan sedemikian rupa sehingga pengemudi dapat melihat dengan leluasa ke depan.

Untuk masuk ke dalam mobil, Nissan melengkapi Fairlady Z dengan kunci pintar, sedangkan untuk menghidupkan mesin menggunakan sistem starter dengan tombol tekan. Peranti tambahan lain yang menjadi ciri Fairlady dan juga mobil sport sampai sekarang adalah takometer dan spidometer jarum.

Untuk menambah kenyamanan pengemudi dan penumpangnya, Nissan melengkapi mobil ini dengan sistem audio Bose plus sistem navagiasi HDD.

Pelukan Jok
Kokpit Z baru dirancang untuk dapat memberikan tingkat keamanan yang makin tinggi dan perasaan pengemudi yang “menyatu” dengan mobil. Untuk itulah, Nissan menambahkan rangka kawat pada posisi bahu di sandaran pengemudi. Dengan ini, jok menghasilkan “support” yang mantap buat pengemudinya. Bagian jok yang diduduki dan belakangnya dilapisi dengan bahan suede (kulit imitasi) berkuliatas tinggi dan tahan gesek.

Karena ada berbagai macam orang, Nissan mempertimbangkan dengan cermat faktor postur tubuh manusia. Untuk pengemudi berpostur pendek, diupayakan mereka bisa tetap duduk di jok dengan mantap atau tidak bergeser ke samping saat mobil beraksi di tikungan pada kecepatan tinggi dengan menambahkan berbagai elemen di antara penopang pinggang atau pinggul (lumbar support).

Fitur interior menggunakan materi suede, Forte suede, yang dipasang pada permukaan panel tiga dismensi. Menurut Nissan, dengan menggunakan materi suede yang padat dan berkualitas prima, menduduki jok terasa mantap, nyaman, dan lembut. “Sensasi pelukan di area kokpit!” promosi Nissan tentang jok baru mobil ini.

Mesin
Sebagai sumber pacu, Nissan memasang mesin yang telah dilengkapi teknologi andalnya, antara lain katup dengan bukaan dan tinggi angkat yang bisa berubah sesuai putaran mesin. Nissan menyebutnya variable valve event and lift (VVEL).

Mesin ini menghasilkan tenaga masikmum 336 PS (247 kW) @ 7000 rpm dan torsi maksimum 365 Nm (37,2 kggm) @ 5200 rpm. Menurut Nissan, dengan mengabungkan kemampuan kerja mesin dan kemudahan mengemudikannya, Fairlady Z mampu melakukan akselerasi secara responsif pada berbagai tingkat kecepatan.
Dengan berbagai pembaruan tersebut, Nissan menawarkan All-New Fairlady Z di Jepang dalam harga 3.622.500 – 4.4462.500 yen (1 yen sekitar Rp 95).

Untuk ini, Nissan menawarkan 8 kelir, termasuk 3 warna baru, yaitu Premium Ultimate Yellow dan Two Three pearl-Coat (3P)- Premium Le Mans Blue dan Brillian White Pearl.

Semua permukaan cat diberi lapisan yang disebut Nissan Scratch Shield. Dengan ini, bila permukaan bodi tergores dalam ukuran kecil, bagian tersebut akan menutup dengan sendiri dan permukaan cat kembali mengilap seperti baru.
Read more >>

Nissan Skyline R34 Bertenaga Raksasa

Coba kalau Anda bisa membuat Nissan Skyline R34 GTS-T start mulus, tanpa roda belakang spin, mesin mati atau tersentak-sentak. Jika berhasil, berarti kemampuan mengemudi Anda bagus. Sebabnya, tenaga mesin sedan dua pintu bikinan 2001 ini diklaim bisa sampai 700 daya kuda dengan boost disetel pada 1,8 bar. Trus, konsumsi bahan bakarnya 1 liter menempuh jarak 3 km.

Padahal, standarnya saja, mesin Skyline berkode RB25DET itu mempunyai tenaga maksimum 250 daya kuda. "Dengan semua modifikasi, waktu di dyno, angkanya ada di 600 hp," ungkap Hans Steven, punggawa SpeedZ di bilangan Muara Karang, Jakarta Utara. Ia juga menjelaskan kalau GTS-T ini sangat beda dengan GT-R, meski sama-sama straight-6.

Nissan Skyline milik Pin Pin ini mengusung dapur pacu dengan kode RB25 DET, sedangkan GT-R mempunayi kode RB26DETT (turbo ganda); dan GTS-T, papar Hans, bukan four wheel drive (4WD), tetapi cuma gerak roda belakang (2WD)

Pelonjakan tenaga yang hampir 200 persen itu tentu setelah mendapat sentuhan di semua sektor. Silakan longok mesin GTS-T milik Cahyadi yang akrab disapa Pin-pin ini. Selain jeroan sudah full racing, turbo diganti dengan daya lebih besar.

Garapan Hans paling terlihat, yakni menaikkan kinerja mesin via penurunan kompresi. Caranya, lewat aplikasi piston berkompresi rendah (low compression) dari Tomei. Termasuk juga connecting rod, valve spring, cam gear, dan camshaft dari Tomei.

Tujuannya mengejar boost turbo yang lebih besar. Otomatis sudut cam berdurasi 260°, yang bawaan standar, dinaikkan demi mendapatkan sudut bukaan klep yang lebih lebar menjadi 280°. Namun, agar gerakan payung klep menutup sempurna, per klep diganti yang lebih keras. "Jadi lebih cepat menutupnya," bilang Hans.

Jalur bahan bakar ikut dibenahi. Fuel rail HKS mesti disambut oleh injektor dengan semburan debit 800 cc/menit ke mesin. Hasilnya, air fuel ratio dinilai sejalan dengan tenaga yang ke luar. Bahkan ketika boost dinaikkan sampai 1,8 bar, tenaganya diklaim bisa sampai 700 hp. "Artinya, bensin cuma bisa 1:3 km," bilang Pin-pin sambil tersenyum.

Tak cukup di mesin, Pin-pin juga memoles bodi karena di matanya GTS-T tidak sekekar versi GT-R. Maka dijabaninya proyek membedah 'tubuh' dengan program wide body lantaran aslinya GTS-T ramping.

Untuk itu, dicermatilah sudut titik penarikan bodi dari fender samping. Masing-masing digembungkan dengan sudut nut tegas di setiap posisi pertengahan fender-nya. Memang tidak dijelaskan berapa perbedaan dimensi GTS dengan GT-R. Namun, masih menurut Pin-pin, "Bedanya lumayan kelihatan kok. Jadi, patokan wide body-nya samain aja dengan model GT-R."

Konversi penampilan juga dilakukan dengan mengganti sayap belakang kepunyaan GT-R dan body kit C-West version. Kemudian untuk lebih mengentalkan nuansa racing, dilaburlah championship white dari Spies Hecker berpigmen solid, kap mesin karbon Seibon, dan terakhir kaki-kaki dari Nismo (Nissan Motorsport).
Read more >>

Nissan Kotak Ceper "Goes" Global

Nissan Motor Co.,Ltd meluncurkan generasi ketiga - salah satu produknya yang cukup sukses - Cube alias si Kotak ceper di Jepang kemaren (19/11). Berita yang lebih menghebohkan, si Kotak yang unik, lucu dan mengemaskan ini akan menjadi produk global. Di Jepang sendiri, si Kotak Baru akan dijual 26 November 2008.

Setelah Jepang, si Kotak disiapkan untuk konsumen Amerika Serikat dan Eropa pada musim semi 2009. Setelah itu menyusul negara lainnya. Nissan juga menyatakan, Cube Baru ini akan mejeng sekaligus diperkenalkan kepada publik Amerika pada Los Angeles Auto Show yang akan dibuka besok waktu setempat.

Desain Unik
Cube, pertama kali diperkenalkan Nissan pada 1998. Karena penampilannya seperti kotak berjalan, mobil kecil ini kurang begitu menarik bagi konsumen Jepang. Maklum, desain Cube merupakan antitesis dari mobil-mobil moderen yang mengutamakan aspek aerodinamika dengan penampilan agresif.

Tetapi karena punya keunikan, antara lain pintu belakang yang tidak simetris, desain samping kanan dan kiri berbeda plus lega, si Kotak ternyata mampu memancing “emosi” orang muda yang ingin tampil beda untuk memilikinya.

Fitur itulah yang dimanfaatkan Nissan pada New Cube sehingga nyatidak banyak mengalami perubahan mencolok. Perubahan cukup kentara hanya pada jendela atau kaca pintu depan. Dulu bagian ini seakan menyatu dengan kaca depan karena pilar A di-garnish hitam. Kini, pilar kaca depan sewarna dengan bodi.

Desain jendela atau kace pintu depan kini mirip jendela pesawat. Menurut Nissan, dengan mempertahankan penampilan atau desain aslinya, begitu mobil ini meluncur di jalan, orang akan cepat menggenalnya,”Oh...si Kotak!”

Serasa di “Lounge”
Ditambahkan, desain si Kotak lima pintu ini, sekarang makin universal meski penampilannnya tetap sederhana. Kenyamanan yang diberikan mobil berdimensi,panjang 3,73 meter, lebar 1,67 meter dan tinggi 1,63 meter, ini semakin oke! Bisa memuat lima penumpang dengan posisi duduk yang santai. Kemampuan itu membuat pengemudi dan penumpangnya serasa berada di “lounge”. Dengan kondisi demikian, bisa “stress” saat meluncur menembus lalu lintas kota yang makin padat.

Selain kabin yang lega, desain interior juga inovatif. Contohnya, kursi dirancang model sofa yang diintegrasikan dengan sandaran tangan pada bagian dalam pintu. Lantas dengan kaca lebar di atap dan bergaya shoji (ruang pembatas rumah Jepang), membuat suasana semakin nyaman.

Malah untuk penumpang belakang, posisi duduknya disebut Nissan bergaya “theater”. Lantas, dengan kaca yang lebar di sekelilingnya, membuat pengemudi dan penumpang mobil seakan berada di ruang “lounge” terbuka. Apalagi, dengan atap transparan di atas kepala pengemudi dan penumpang depan, langit bisa dilihat secara langsung.

Seluruh kursi yang bisa disetel maju mundur, dilengkapi dengan pegas “S” yang memberikan tingkat kenyamanan yang sama dengan sofa tempat-tempat santai.

Semua itu meyakinkan Nissan, mobilnya ini akan mendapatkan sambutan secara global. Apalagi, dari dua generasi Cube sebelumnya penjualan sudah mencapai hampir satu juta unit (dalam 10 tahun).

Lincah
Dimensi yang kompak (tidak banyak menyita lahan) merupakan daya tarik lainnya dari mobil ini. Tidak hanya bagi pemakai mobil kota dan anak-anak muda, juga mereka yang membutuhkan mobil untuk perjalan ke luar kota.

Karena itu pula, bila semula menggunakan mesin 1,3 dan 1,4 liter, kini diperbesar menjadi 1,5 liter. Tenaganya pun makin gahar untuk dikebut tanpa harus mengorbankan segi ekonomisnya. Mesinnya tipe HR15DE sekarang lebih kompak dan ringan karena menggunakan saluran isap dibuat dari aluminium.

“Cube Baru dirancang untuk orang yang ingin menikmati hidup ini dengan cara berbeda,” jelas Yosuke Iwasa, Segment Chief Product Specialist tentang filosofi dasar desain mobil ini. “Dengan interior yang dapat menciptakan suasana tenang, harmonis dengan akivitas keseharian, Cube tidak hanya menarik bagi kalangan muda, juga bagi setiap orang yang sangat aktif,” tambahnya.

Untuk meningkatkan kenyamanan, rentang pergeseran jok Cube sekarang dibuat 12 mm lebih besar dari versi sebelumnya. Di samping itu, setelan tinggi-rendah jok bertambah 60 mm. Hasilnya, penumpang atau npengemudi berpostur tinggi bisa duduk dengan rileks. Dimensi kaca belakang juga diperbesar untuk mengurangi “blind spot”.

Kenyamanan pengemudi makin lengkap dengan CVT (continuously variable transmission). Bahkan untuk versi 4 x 4, digunakan XTRONIC CVT dengan ASC (Adaptive Shift Control). Dengan transmisi tersebut, pengemudi repot lagi mengoperasikan kopling namun konsumsi bakar tetap irit.

Postur Cube yang kompak, lebar, membuat mobil ini stabil dan gesit diajak bermanuver. Kelincahannya dibuktikan dengan berbalik arah hanya butuh radius 4,6 meter.

Nissan berusaha agar harga mobil ini terjangkau bagi kosumen global. Di Jepang, versi 4 x 2 dijual dari harga 1,45 – 1,92 juta yen atau Rp 145 – 190 juta sudah termasuk pajak. Namun yang pasti, di Jepang mobil ini dipenuhi berbagai perlengkapan teknologi mutakhir, baik untuk keamanan atau sistem informasi.

Read more >>

Nissan Luncurkan Murano dan Rogue di Korea

Nissan Motor Co., Ltd (NML) hari ini secara resmi mulai meluncurkan produknya di Korea. Selama ini, pasar Korea tertutup untuk produk mobil negara lain. Karena itulah Nissan menganggap langkahnya ke Korea sebagai babak baru yang sangat penting untuk menjadi merek global. Sebenarnya, Nissan tiga tahun lalu sudah menjajal Korea, namun menggunakan merek Infiniti. Produk Jepang lain yang sudah menyatakan masuk lagi ke Korea adalah Mitsubishi.

Produk awal yang dijual Nissan di Korea adalah Murano, crossover premium ukuran sedang dan crossover kompak, Rogue. Untuk sementara ini, Nissan membukaempat ruang pamernya di Seoul, Gyeonggi dan Busan.

“Penggenalan merek Nissan di Korea merupakan bagian penting dari target Nissan untuk mengembangkan bisnisnya secara global,” kata Gilles Normand, wakil presiden NML yang menangani pengembangan bisnis Nissan di Korea. “Korea adalah sebuah fakta, salah satu pasar global yang belum dijangkau oleh Nissan. Karena itu, momen ini sangat spesial bagi Nissan,” tambah Gilles.

Selain model yang disebutkan di atas, Nissan juga akan memasarkan sedan Altima tahun depan bersama supercar Nissan GT-R.

“Dengan kedatangan merek Nissan ke Korea hari ini, kami sekarang mempunya dua merek yang berbeda untuk memenuhi keinginan pelanggan dengan kebutuhan berbeda. Kami merupakan perusahaan Jepang pertama yang memperkenalkan dua merek kelas premium di Korea,” ujar Greg Phillips, presiden Nissan Korea Co., Ltd (NKL). “Kami yakin, dengan merek Nissan yang sudah menglobal, kehadirannya akan disambut dengan baik di Korea,” tambahnya.

Di Korea Murano dijual 48.9 juta won, termasuk pajak dan Rogue dengan varian 2WD, 4WD Deluxe dan 4WD Premium ditawarkan dengan harga 29.9 juta won, 34.6 juta won dan 35.9 juta won, termasuk pajak. (1 won = Rp 8,6)

Read more >>

Nissan Bentang Bengkel Siaga Sumatera-Bali

Untuk memperlancar pemudik yang mengendarai Nissan, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) memberi layanan khusus 24 jam Nissan Rest Point (NRP) di 3 lokasi dan layanan Bengkel Siaga di sepanjang jalur mudik dari Sumatera, Jawa, dan Bali. “Di Nissan Rest Point (NRP) pemilik Nissan tidak hanya mendapatkan pelayanan perbaikan untuk kendaraannya, tapi juga bisa beristirahat dan menikmati snack dan minuman secara cuma-cuma,” kata Teddy Irawan, Deputy Director Sales & Marketing NMI, di Jakarta, Senin.

NRP mulai beroperasi 27 September-4 Oktober 2008 di Cikampek, Cisarua, dan Telaga Warna, Puncak. Layanan perbaikan yang dilakukan tidak dikenai biaya, kecuali penggantian suku cadang customer tetap dibebankan biaya sesuai harga suku cadang.

Bengkel Siaga mulai melayani pemakai Nissan selama libur Lebaran (28, 29, 30 September dan 3-4 Oktober 2008). Lokasinya bisa dijumpai di bengkel resmi Nissan di Jabodetabek, Jabar, Jateng, Jatim, Denpasar, Sumsel, dan Sumut. Pekerjaan yang bersifat perbaikan tetap dikenai biaya sebagaimana bengkel kerja normal.

Untuk kegiatan NRP dan Bengkel Siaga ini NMI bekerja sama dengan Telkomsel dengan kode akses 2323. Seluruh nomor telepon Bengkel Nissan Siaga telah didaftarkan di Telkomsel. “Pada saat darurat dan membutuhkan bantuan mekanik, customer Nissan yang menggunakan Telkomsel hanya perlu mengakses nomor 2323 dari ponselnya untuk mendapatkan sambungan otomatis langsung ke NRP atau Bengkal Siaga terdekat,” kata Teddy.

Di samping NRP dan Bengkel Siaga, Nissan juga tetap memberikan layanan ERA 24 Hour (Emergency Road Assistant) untuk wilayah Jakarta, Bandung, dan Surabaya pada 27 September hingga 4 Oktober. Khusus untuk wilayah di luar area jangkauan Bengkel Siaga, NRP, maupun ERA 24 H, NMI menyediakan layanan Nissan Siaga Mobile.

Lokasi jalur Nissan Siaga Mobile meliputi jalur antara Cikampek, Tegal, Pekalongan, sampai Rembang, dan Probolinggo sampai Situbondo. Setiap unit kendaraan Nissan Siaga Mobile ini didukung 2 teknisi Nissan dan perangkat teknis yang memadai. Mulai beroperasi 29-30 September 2008 selama 24 jam.

Teddy berharap, dengan adanya layanan ini para pemudik dapat lebih tenang dan aman selama perjalanan.


Waktu operasi: 27 September-4 Oktober 2008 (24 jam)
Lokasi:
1. Telaga Warna, Puncak, Jawa Barat
2. RM Jati Wangi, Cisarua, Jawa Barat
3. Jl Raya Cikopo (Komp Ruko Cikopo Megah, Cikampek, Purwakarta)

BENGKEL SIAGA
Waktu operasi: 28, 29, 30 September dan 3-4 Oktober (1-2 Oktober tutup)
Jam operasional: 08.30-16.30 waktu setempat

NISSAN REST POINT

Lokasi:
1. Nissan TB Simatupang (Jakarta)
2. Nissan Bumi Serpong Damai-BSD (Tangerang)
3. Nissan Sunter (Jakarta)
4. Nissan Roxy (Jakarta)
5. Nissan Radin Inten (Jakarta)
6. Nissan Cibubur (Jakarta)
7. Nissan Soekarno-Hatta (Bandung)
8. Nissan Cirebon (Cirebon)
9. Nissan Puri Anjasmoro (Semarang)
10. Nissan Jebres (Solo)
11. Nissan Mlati (Jogjakarta)
12. Nissan S Parman (Malang)
13. Nissan A Yani (Surabaya)
14. Nissan Gatsu (Denpasar)
15. Nissan Labuan Ratu (Bandar Lampung)
16. Nissan Istana (Palembang)
17. Nissan Gatot Subroto (Medan)


ERA 24 H
1. ERA 24 H – Jakarta
2. ERA 24 H – Bandung
3. ERA 24 H – Surabaya

Read more >>

4otomotif modifikasi