Tampilkan postingan dengan label Mitsubishi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mitsubishi. Tampilkan semua postingan

Mitsubishi Pajero Sport Top di IIMS 2011

Sampai pada hari kelima IIMS 2011 yang masih berlangsung saat ini di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, salah satu model Mitsubishi, yaitu Pajero Sport, telah mendapat 185 pesanan. Angka tersebut 68,5 persen dari total 228 pesanan yang diperoleh Mitsubishi.

Varian Pajero yang terjual selama pameran adalah Sport Exceed 4x2 (184 unit), Sport Dakar 4x2 (30 unit), Sport Dakar 4x4 (3 unit), dan Sport GLS (11 unit). Untuk komersial, Krama Yudha Tiga Berlian Motor (KTB) telah mengantongi 41 pesanan yang terdiri dari HD-L (5 unit), FE71 (10 unit), FE74 HD (6 unit), FE74s (4 unit), FE73 (5 unit), FE84BC (1 unit), FUSO ML (5 unit), dan L300 (5 unit).

Rizwan Alamsjah, Direktur Ekeskutif Pemasaran KTB, mengatakan, Mitsubishi tidak menargetkan penjualan pada pameran ini. "Kita fokus menyebarkan informasi bagi pelanggan tentang model terbaru dan teknologi yang akan dikembangkan," kata Rizwan.

"Permintaan pasar terus tumbuh. Biasanya pada semester kedua, permintaan lebih tinggi dari awal tahun. Total penjualan mobil pada tahun ini berkisar dari 830.000-900.000 unit," jelasnya.

Ditambahkan, booming pasar mobil akan terus berlanjut dan akan tembus 1 juta unit pada 2013. Prinsipal dan produsen mobil di Indonesia terus meningkatkan kapasitas produksinya, termasuk oleh Mitsubishi.

"Investasi untuk peningkatan kapasitas dilakukan seiring dengan tumbuhnya pasar. Volume pasar domestik sangat potensial. Saat ini kapasitas produksi Mitsubishi Motor Indonesia hanya 150.000 unit," beber Rizwan.

Read more >>

Mitsubishi Outlander Sport Dipasarkan Akhir 2012


Dalam perhelatan 19th Indonesia International Motor Show (IIMS) 2011 yang berakhir 31 Juli mendatang, di stan Mitsubishi dipajang produk-produk yang akan dipasarkan di tanah air, salah satunya Outlander Sport. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), agen pemegang merek (APM) Mitsubishi di Tanah Air, sebenarnya sudah memperkenalkan crossover ini pada Agustus tahun lalu, tapi masih memakai nama ASX Outlander Sport.

"Sebenarnya ASX sudah dipamerkan di IIMS tahun lalu untuk pengenalan. Kali ini (IIMS 2011), kami ingin melihat seberapa besar minat konsumen, sebelum diluncurkan," ujar Rizwan Alamsjah, Marketing Division Executive Director KTB saat menjawab Kompas.com, di IIMS, kemarin (26/7).

Outlander Sport merupakan crossover berbekal mesin 2.000 cc 16 Valve Inline DOHC MIVEC yang menghasilkan tenaga maksimum 150 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 20,1 kgm pada 4.200 rpm. Mitsubishi mengklaim, konsumsi bahan bakar tercatat 15,2 km/L untuk jenis 2WD dan 15.0km/L untuk model 4WD.

Beberapa sistem keamanan yang ada pada crossover ini adalah lampu HID, SRS knee airbag, curtain airbag, Emergency Stop Signal System (ESS) yang otomatis mengedipkan lampu tanda bahaya pada pengereman tiba-tiba atau penggunaan Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Time and Alarm Control System (ETACS).

Untuk meningkatkan kenyamanan berkendara, Outander juga punya teknologi Active Stability Control (ASC). Fitur ini mendeteksi kondisi kendaraan dan operasi pengemudian berdasarkan data dari semua jenis sensor dan Electronic Control Units (ECUs). Ia memberikan tekanan pengereman dan mengatur torsi mesin yang sesuai untuk mencegah gerakan slip dan tidak stabil akibat perubahan arah kemudi yang tiba tiba atau kehilangan traksi dipermukaan licin. Trus, juga ada Hill Start Assistance (ASM) sebuah rem parkir elektronik yang mampu mendeteksi dan mencegah kendaraan bergerak mundur ketika berjalan pada kemiringan.

Mitsubishi memberikan isyarat peluncuran resmi Outlander ke pasar domestik. "Setelah lebaran, nanti saja kita bicarakan lagi. Pada waktunya pasti informasi ini disampaikan," tutup Rizwan.

Read more >>

Mitsubishi Menamakan RVR untuk Concept cX

Anda tentu pernah melihat mobil konsep crossover dari Mitsubishi, Concept cX, yang pernah ditampilkan Kompas.com. Pihak prinsipal, Mitsubishi Motors Corporation (MMC), akhirnya memberi nama RVR untuk kendaraan crossover kompak itu. Ini bukan nama baru, melainkan kelanjutan dari model multi purpose vehicle (MPV) yang diproduksi 1991 dan 2002.

Ketika itu, untuk pasar Eropa, Mitsubishi memakai nama Space Runner, sedangkan untuk pasar Amerika bernama Expo LRV dan untuk Asia dan Oceania tetap pakai RVR. Chrysler ketika itu juga menjual produk tersebut dengan nama Playmouth Colt Vista.

Banyak perubahan pada mobil konsep ini sejak 2 tahun lalu diperkenalkan dengan nama Concept cX. Perubahan mencolok tampak pada bagian grille dan desain rongga udara yang tidak kotak dan besar, tetapi sudah dibagi menjadi dua. Begitu juga dengan fender, yang kini diperkecil.

Bagian belakang juga mendapat sentuhan. Tampilannya tidak lagi kotak, tetapi agak melengkung seperti Honda CR-V atau Chevrolet Captiva.

Pada ruang mesin, crossover kompak ini "menggendong" mesin berkapasitas 1.8L MIVEC berbahan bakar bensin. Kendaraan ini memiliki panjang 4,3 meter dengan aerodinamis yang tinggi. Keiritan bahan bakar didapat dari bodi yang ringan.

Di Jepang sendiri, RVR akan diperkenalkan saat musim semi, sedangkan perkenalan secara global dilaksanakan di Amerika Utara, Eropa, dan region Asia, termasuk China. Ada pula rencana uji coba yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
Read more >>

Mitsubishi Luncurkan Crossover Baru Februari 2010

Mitsubishi Motors .Co (MMC), salah satu pabrikan mobil terbesar di Jepang siap menembakkan peluru baru berupa Crossover kompak. Kendaraan kombinasi multi purpose vehicle (MPV) dan sport utility vehicle (SUV) ini akan dilepas ke pasar Februari 2010 untuk konsumsi domestik. Sedang pasar global, menyusul setelah Jepang.

Crossover ini pengembangan dari Concept-cX yang melakukan debutnya di Frankfurt Motor Show 2007, sebagai salah satu proyek global merek berlambang tiga belah ketupat merah dengan platform mid-size sedan.

"Paling penting, produk ini lebih menyokong strategi Mitsubishi Motors yang dikenal hanya fokus pada SUV (sport utility vehicle) dan mobil penumpang (passanger car), kemudian berpaling ke crossover yang ramah lingkungan dengan sedikit sentuhan off-road," ujar sumber dari MMC seperti dikutip worldcarfans.com.

Dari model, crossover ini berada di bawah Outlander atau Pajero ( di luar Amerika). Bocoran informasi, mesin mengusung 1.800 cc diesel dengan tenaga maksimum 134 dk dengan torsi 280 Nm. Transmisi mengemas Twin-Clutch SST seperti yang sudah diterapkan pada Mitsubishi Lancer Evo X. Sistem gerak roda all wheel drive

MMC akan memamerkan crossover kompak pada Geneva motor show 2010 yang berlangsung Maret.

Read more >>

Mitsubishi iMiEV Sport 4WD: Tenaganya Listrik Murni

Pada IIMS 2009, Mitsubishi menampilan satu mobil konsep, yaitu iMiEV Sport. Mobil listrik Mitsubishi ini berbeda dengan yang dipajang tahun lalu dan juga yang sudah dipasarkan di Jepang tahun ini.

Seperti juga mobil konsep yang dipamerkan produsen lain, iMiEV Sport sudah diperkenalkan ke publik pertama kali pada Tokyo Motor Show pada Oktober 2007. Versi terakhir mobil sport listrik dari Mitsubishi ini adalah iMiEV Sport Air yang diperkenalkan pada Geneva Auto Show, Maret lalu.

Tiga motor. Karena dirancang sebagai mobil sport dua pintu, kapasitas interiornya 2 + 2. Jok belakang hanya untuk anak kecil. Karena itu pula, bagian berlakang Sport lebih landai dibandingkan versi empat pintu.

Bagi Mitsubishi, iMiEV Sport sebagai bukti bahwa mobil listrik juga bisa dikebut. Menurut perusahaan yang memang sangat jago di bidang kelistrikan ini, iMiEV Sport dapat digenjot sampai 180 km/jam.

Sistem penggerak mobil listrik ini four wheel drive (4WD) atau bisa juga disebut sebagai all-wheel drive. Kendati demikian, hanya dua motor listrik yang langsung dipasang pada roda, yaitu di depan.

Adapun roda belakang sebagai penggerak utama, menggunakan satu motor listrik saja. Di sini, motor lebih dulu menggerakkan as roda belakang. Mitsubishi menyebut sistem iMiEV Sport ini dengan E-4WD atau Electric Power 4-Wheel Drive.

Kerja seluruh roda dikontrol oleh komputer yang disebut S-AWC (Super All Wheel Control). Sistem ini dikombinasikan dengan E-AYC (Electric Active Yaw Control), ABS dan ACS (active stability control). Dengan sistem kontrol tersebut, kemampuan mobil sport mungil ini bermanuver diyakini mantap sekali.

Fitur lain adalah sistem pemulihan atau regeneratif energi alias KERS (pada F1). Jadi, ketika mobil direm atau kecepatannya dikurangi, energi yang kinetik atau gerak mobil dan komponennya diubah menjadi listrik. Selanjutnya, energi disimpan di baterai lithium-ion.

Eksterior. Mitsubshi mengusung konsep layout belakang-tengah, sama seperti iMiEV empat pintu. Baterai ditempatkan di kolong mobil, sedangkan motor listrik, inverter, plus charger berada di bagasi.

Bodi menggunakan struktur ruang rangka yang dibuat dari aluminium. Begitu juga dengan komponen suspensi. Tujuannya membuat mobil lebih ringan. Selain gesit, penggunaan energi juga jadi efisien.

Tambahan lain adalah sel surya di atap untuk mengoperasikan AC atau sebagai tambahan energi buat baterai. Pada sisi kanan dan kiri bumper depan dipasang pula dua baling-baling yang bekerja ketika mobil direm. Adapun kaca, jenis yang bisa inframerah.

Untuk menghemat energi, untuk lampu belakang digunakan LED. Begitu juga lampu sein pada spion luar. Beberapa komponen interior, seperti karpet, door trim, panel belakang jok, dan tutup jok samping dibuat dari plastik ramah lingkungan, yang disebut Mitsubishi “green plastic” dengan bahan dasar tanaman.

Interior sport. Kabin bergaya sport dengan gril AC bulat. Interior dilengkapi dengan filter bio-clear dan deodorize (penghilang bau) serta pembangkit oksigen. Layar monitor untuk berbagai informasi berada di tengah setir yang didominasi warna biru.

Di tengah bawah dasbor, dipasang pula layar informasi status kerja mobil. Yang cukup menarik, untuk memperkuat kesan listrik atau elektronik, kedua pedal permukaan diberi motif printed circuit board seperti pada model alat elektronik.

Mitsubishi tampaknya lebih cenderung mengembangkan mobil listrik ketimbang hibrida, kendati menghadapi kendali dengan infrastruktur. Hal itu terutama ketersediaan ke stop kontak, saat mobil diparkir di mal, atau tempat lainnya.

Kalau di rumah, tak ada masalah. Tinggal, colokkan "stekker mobilo" (di belakang mobil) ke stop kontak. Baterai pun diisi lagi. Bebas polusi dan tak berisik, lagi!

Spesifikasi iMiEV
Dimensi (mm)
Panjang
3.450
Lebar
1.600
Tinggi
1.400
Jarak sumbu roda
2.550
Trek depan & belakang
1.405 & 1.405
Berat
970 kg
Sistem penggerak
Motor listrik 4WD
Kecepatan maks.
180 km/jam
Jarak tempuh
setiap pengisian

(mode 10 – 15)

200 km

Waktu pengisian
200V/ 15A
8,5 jam
100V/ 15A
17 jam
Pengisian cepat
(3-fasa,200V/50kW)
35 menit (80%)
Motor
Tipe
Magnet permanen,
motor sinkronus
Depan: motor pada roda
Belakang: satu motor
Tenaga maks.
Depan: 20 kW x 2,
Belakang: 47 kW
Torsi maks.
Depan: 250 Nm x 2,
Belakang: 180 Nm
Baterai
Tipe
Lithium-ion
Total tegangan
330 V
Setir
Rek & pinion,
power steering listrik
Suspensi
Depan
MacPherson strut
Belakang
De Dion tube
Ukuran ban
175/ 45R17
Read more >>

Mitsubishi Luncurkan iMiEV versi Produksi

Mitsubishi Motor Corp (MMC) meluncurkan mobil mini listrik yang sangat dikenal di seluruh dunia, yaitu iMiEV di Jepang kemaren. Prototipe iMiEV sudah beberapa kali diperkenalkan di Indonesia. Bahkan, berkesempatan mencobanya awal November lalu.

Menurut MMC, versi yang diluncurkan adalah generasi terbaru. Mitsubishi menyebutnya sebagai “pionir yang akan membuka pintu untuk 100 tahun ke depan bagi masyarakat otomobil.” Dijelaskan pula, i-MiEV merupakan kristalisasi 40 tahun mobil listrik yang dikembangkan oleh Mitsubishi.

Untuk memasyarakatkan mobil ini, Mitsubishi akan melakukan kerja sama secara berkelanjutan dengan perusahaan swasta dan sektor publik di Jepang serta di luar negeri untuk mengembangkan infrastruktur, sekaligus mempromosikan kepemilikannya.

Pada tahap awal memasyarakatkan mobil listrik ini, Mitsubishi akan mendistribusikannya dengan membuka jaringan penyewaan kepada perusahaan swasta dan otoritas lokal. Diharapkan, pada tahun fiskal 2009 ini, MMC sudah bisa mendistribusikan 1.400 iMiEV untuk disewakan.

Penjualan kepada masyarakat baru dilakukan pada April 2010 dan order mulai dibuka melalui situs web akhir Juli mendatang.

Mobil kecil ini menggunakan baterai li-ion yang berada di kolong mobil. Adapun motor listrik sebagai sumber penggerak, berada di bawah jok belakang. Motor listrik menggerakkan as roda belakang melalui transmisi otomatik.

Juga dijelaskan, mobil ini bisa membawa 4 penumpang dewasa. Bila baterai terisi penuh, dengan kondisi mengemudi normal di dalam kota, jarak yang bisa ditempuh 160 km. Baterai bisa diisi sampai 80 persen hanya dalam 30 menit dengan sumber listrik tiga fasa, 200 V atau 50kW.

Stop kontak yang digunakan standar pengisian aki yang ada pada saat ini. Pengisian baterai dari kosong hingga penuh butuh 7 jam bila menggunakan tegangan 200 volt dan atau 14 jam dengan tegangan 100 volt. Mobil ini juga dilengkapi dengan sistem yang memulihkan tenaga yang terbuang ketika mobil direm (pada F1 dikenal dengan KERS). Energi tersebut digunakan untuk mengisi baterai.

Masalah yang dihadapi Mitsubishi, mempromosikan mobil listrik di Jepang tidaklah mudah. Pasalnya, harga yang ditawarkan termasuk pajak 4.5999.000 yen atau Rp 465 juta lebih. Diperkirakan, konsumen yang membeli mobil ini akan mendapatkan potongan pajak dan insentif 1.390.000 yen atau Rp 140 juta. Harga tebus yang harus dibayar konsumen Rp 325 juta. Masih cukup mahal.

Spesifikasi

Sistem penggerak
2WD (roda belakang)
Dimensi dan berat
P x L x T (mm)
3.395 x 1.475 x 1.600
Bobot (kg)
1.100 kg
Penumpang
4
Performa
Konsumsi tenaga
125 kW/km
Jarak tempuh maks.
160 km
Baterai
Tipe
Lithium-ion
Voltase
330 V
Kapasistas
16 kWh
Motor
Tipe
Sinkronis magnet permanen
Model
Y4F1
Tenaga maks.

47 kw(64PS) @ 3.000- 6.000 rpm

Torsi maks.

180 Nm (18,4 kgf) @ 0–2.000 rpm

Read more >>

Mitsubishi Lancer Evo X Sarat Teknologi Canggih

Ketika mencoba Mitsubishi Lancer Evolution X (baca; Ten-red) di sirkuit Sentul (15/8), yang disediakan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB)dalam acara Experiance Driving with Style tak cuma kagum terhadap sedan legendaris di arena reli dunia itu. Alangkah bangga bila bisa memilikinya.

Bagaimana tidak. Desain eksterior generasi keempat (Generasi I; Lancer Evo- Evo III, Generasi II; Evo IV - VII, Generasi III, Evo VIII- IX) dari Lancer Evolution sebagai sedan sport bertenaga hebat sudah tercerminkan. Nggak usah dimodifikasi lagi bodinya, tongkrongan standarnya saja bisa membuat kita kagum.

Model Ikan Hiu
Perhatikan bagian depannya. Model gril trapesium (mulut lebar) berfungsi menyalurkan udara yang banyak ke intercooler dan mendinginkan mesin tipe 4B11 berkapasitas 2.000 cc DOHC 16 Valve MIVEC (Mitsubishi Innovative Timing Electronic Control). Dipadu dengan moncong mobil ala ikan Hiu untuk meraih aerodinamis yang tinggi, mengentalkan sebagai sedan sport masa kini.

Kesan itu kian kuat manakala melongok ke belakang.Sayap belakang dengan model lekukan, lebarnya disesuaikan kaca belakang. Kemudian knalpot (muffler) ganda yang kedua ujungnya diberi krom.

Apa hanya depan saja jadi ciri khas sedan sport? Tampilan sporty sudah terwakilkan melalui dua kursi depan semi-bucket buatan Recaro yang dilengkapi pemanas kursi. Model dasbor yang landai memberikan pandangan sangat luas buat pengemudi serta interior yang lapang.

Sesuai peruntukkannya sebagai sedan sport, konsentrasi pengemudi pun ikut diprioritaskan. Selain melalui rancangan dasbor, semua kontrol dipusatkan di roda kemudi yang mempunyai diameter untuk sport (lingkarannya lebih sedikit lebih kecil dari standar, tapi genggamannya lebih besar dari standar). Dari kemudi itu bisa dikontrol audio, kecepatan (cruise control) dan handsfree telepon.

Termasuk pengoperasian gigi persneling yang sudah dilengkapi teknologi TC-SST (Twin Clucth Super Shift Transmission). Perpindahannya bisa dilakukan secara manual atau otomatis dengan 6 tingkat percepatan (6-speed). Bahkan untuk sistem manual, perpindahan setiap gigi diciptakan model F1 dengan menekan pelat yang berada di belakang setir.

Super All Wheel Control (S-AWC)
Kala mendapat kesempatan mengitari sirkuit Sentul berjarak 4,7 km itu dengan Lancer Evo X, Kompas.com ditemani pembalap nasional Moreno Soeprapto. Ia menjelaskan, tak usah takut melakukan menuver di tikungan ini. Setiap kesalahan sudah diprotek oleh Super All Wheel Control (S-AWC).

Khusus buat Kompas.com, Reno - panggilan akrab Moreno - menyetel sistem perpindahan transmisinya pada "Super Sport" (tingkat tertinggi). Benar saja, dengan memakai perpindahan gigi manual, tak cuma akselerasi yang ganas. Perpindahan tiap gigi (naik) terasa sangat padat (tidak ada kekosongan). Beda ketika diturunkan dari "Super Sport" ke "Sport" (bisa dioperasikan sambil jalan, begitu juga dari Sport ke Normal), akselerasi tiap gigi masih ada jedahnya (tapi sangat kecil).

Saat manuver di tikungan dengan line (jalur) yang sedikit salah, mobil tidak melintir. Kesalahan itu sudah dieliminir oleh ASC (Active Stability Control). Dan gejala roda mengunci kala melakukan pengereman keras juga terhindar berkat ABS.

Menariknya, Lancer Evo X ini tak cuma bisa merayap di trek aspal. Permukaan jalan sedikit kasar dapat dilahapnya karena dilengkapi sistem gerak empat roda dan ACD (Active Center Differential) dan AYC (Active Yaw Control) yang mengontrol kerja gerak roda belakang.

Pantas kalau sedan sport ini ditawari dengan harga sekitar Rp 900 juta. Mengingat sarat dengan teknologi kenyamanan dan keamanan.

Read more >>

Mitsubishi Lancer GLX-1 Racing Look

Tampilan mobil bercorak racing style memang enak dilihat.Perhatikan Mitsubishi Lancer GTX-i 2004 milik Budi Agung di Jakarta ini. Sudah keempat kaki ekstrem dipadu dengan bodi superlebar dan kelir mobil bak burung gagak hitam, membuat tongkrongan sedan lawas ini jadi sangar.

Itulah hasrat Budi, sang mahasiswa Tarumanegara, Jakarta yang ingin mobilnya berkarakter dan beda dengan Lancer lainnya. Untuk memenuhi keinginannya itu, mobil diserahkan ke rumah modifikasi JDM Concept di Duri Kepa, Jakarta Barat.

Ron Simon, sang kreator Lancer itu mampu mengubah sedan empat pintu menjadi gahar. Mulai dari persiapan sampai penggarapannya memakan waktu 3 bulan. Bukan berarti pengerjaannya gampang dan sang modifikator mengaku kalau ia kesulitan membuat wide bodi di seluruh bodi Lancer.

"Proses tersulitnya saat pembuatan wide body karena menciptakan aura racing style pada mobil tidak gampang," terang Simon yang ramah. Ia menjelaskan, proses awalnya membuat body kit. Sehabis itu, ia menggunakan clay modelling agar dapat diketahui hasil mentahnya.

Apalagi mobil ini memakai velg lebar 9,5 inci (depan) dan 11 inci (belakang). Mau tak mau, wide body harus dibuat senatural mungkin agar kendaraan tidak kelihatan terlalu lebar. Proses pembuatannya, menurut Simon butuh ketelitian untuk menarik garis nat bodi yang dimulai dari pintu depan dengan menggunakan bahan material FRP (Fiber Reinforce Plastic). Bahan ini lebih elastis dan kuiat dibanding fiberglass.

Untuk menegaskan kesan racing, body yang lebar itu dilandaikan. Tak cuma itu, sayap belakang dibikin mengotak untuk mengimbangi bodi yang sudah melar 25 cm di kedua sisi. Trus, bumper didesain dengan ada rongga air scoop diberi jaring.

Selain bodi, modif ekstrem lainnya tampak pada velg. Pilihan merek SSR Professor yang didatangkan langsung dari Jepang tidak gesrot dan mentok ke suspensi. Padahal, nggak pakai spacer.

Lho, kok bisa? Ryan, bos Antelope punya jurus ampuih bikin velg bisa menapak dengnan manis. "Cukup mainkan camber bagian belakang dengan memiringkan 2derajat ke dalam dan wide bodynya harus lebar sekitar 12,5 cm," bocor Ryan.

Sayang, bodi dan ban yang sudah sangar ini tidak didukung performa mesin yang ganas. Padahal, untuk memdofikasi body dan kaki, Budi sudah menghabiskan kocek sekitar Rp 85 juta. Soal dapur pacu, ia berencana akan menyuntik dengan turbocgarger TD04 milik Lancer Evo.

Nah, gitu dong.
Read more >>

Mitsubishi Luncurkan Toppo di Jepang

Mitsubishi Motor Corporation (MMC), Jepang, kemaren memperkenalkan kendaraan kecilnya terbarunya yang dinilai irit bahan bakar, Toppo. Peluncuran mobil ini dilakukan oleh perusahaan tersebuut da berkenaan dengan makin mahalnya harga bahan bakar di Jepang dan dunia, serta gencarnya isu emisi pemanasan global. Demikian dilaporkan oleh kantor berita Kyodo, Jepang.

Toppo adalah mobil kecil atau kota dengan mesin 660 cc . Bagian dalam mobil ini mencapai 1, 43 meter, merupakan mobil kecil paling tinggi di kelasnya. Demikian dikatakan oleh kantor berita tersebut.
"Tuntutan mobil irit bahan bakar terus meningkat sesuai dengan hasrat masyarakat untuk mengurangi emisi CO2 secara global dan harga bahan bakar yang makin mahal,”kata Presiden MMC, Osamu Masuko, dalam suatu temu media Tokyo.
Read more >>

Experiance Driving with Style dari Mitsubishi

Meningkatnya market Mitsubishi sampai kuartal kedua tahun ini, tak membuat PT Krama Yudha Tiga berlian Motors (KTB) puas diri. Agen Tunggal Pemegang Merek berlambang tiga berlian ini justru menguatkan image dengan mengadakan event Experiance Driving with Style di sirkuit internasional Sentul, Bogor, Jumat (15/8). Tidak kepalang tanggung, seluruh unit varian passenger car diterjunkan dan untuk memeriahkan acara, KTB mendatang pereli Jepang dan menampilkan pereli nasional Indonesia.

Acara semacam test drive ini, menurut Marketing Director KTB, Rizwan Alansjah merupakan kelanjutan revitalisasi terhadap kendaraan penumpang yang baru dimulai tahun ini. Jadi, melalui kegiatan seperti ini, KTB lanjut Rizwan bukan mau mengejar untung. tujuan utamanya meningkatkan image. "Bersyukur dari tahun ke tahun bisa meningkat, seperti di kelas premium dengan menampilkan Mitsubishi Grandis kita perbanyak," bilang Rizwan.

Dalam event Experiance Driving with Style ini, KTB tak cuma memberi kesempatan untuk merasakan atau mencoba kendaraan Mitsubishi. Tapi juga kepada konsumen yang didampingi para instruktur dari Sentul Safety Driving mendapat kesempatan mengitari satu putaran.

Kendaraan boleh pilih. KTB menyediakan tujuh unit kendaraan penumpang terbaru, mulai dari top line yang merupakan flagship, Pajero 3.8 V6 Super Exceed dan Lancer Evolution X, hingga yang mass line (kendaraan produksi massal) seperti Lancer EX 2.0 GT (dua unit), Grandis GT dan GLS serta Strada Triton Exceed (manual dan matik).

Bahkan untuk membuktikan ketangguhan kendaraan penumpangnya, KTB menampilkan pereli nasional Jepang, Katsuhiko Taguchi dan pereli nasional Indonesia, Subhan Aksa. Keduanya unjuk kebolehan di arena yang berbeda.

Taguchi yang hadir sekaligus mengikuti reli Asia-Pasifik di Makassar (Ujung Pandang), Minggu depan mengendarai Lancer Evo X (10) melakukan drifting di pelataran parkir, sedang Ubhan -sapaan akrab Subhan - mengitari trek dengan Lancer EX 2.0. Saat demo, keduanya membawa para wartawan.

Sayang, jajal mobil yang diberikan KTB tak bisa dirasakan secara maksimal. Pasalnya, usai makan siang, cuaca di Sentul tak bersahabat. Hujan membuat kelanjutan acara terhenti.

Namun Kompas.com sudah merasakan kedahsyatan tenaga Mitsubishi Lancer Evo X dan juga Lancer EX 2.0. Hanya, target ingin menjajal Pajero baru yang dilengkapi teknologi ASC (Adaptive Stability Control) gagal lantaran diganggu hujan.

Read more >>

Mitsubishi Lancer Evo X Sarat Teknologi Canggih

Ketika mencoba Mitsubishi Lancer Evolution X (baca; Ten-red) di sirkuit Sentul (15/8), yang disediakan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB)dalam acara Experiance Driving with Style tak cuma kagum terhadap sedan legendaris di arena reli dunia itu. Alangkah bangga bila bisa memilikinya.

Bagaimana tidak. Desain eksterior generasi keempat (Generasi I; Lancer Evo- Evo III, Generasi II; Evo IV - VII, Generasi III, Evo VIII- IX) dari Lancer Evolution sebagai sedan sport bertenaga hebat sudah tercerminkan. Nggak usah dimodifikasi lagi bodinya, tongkrongan standarnya saja bisa membuat kita kagum.

Model Ikan Hiu
Perhatikan bagian depannya. Model gril trapesium (mulut lebar) berfungsi menyalurkan udara yang banyak ke intercooler dan mendinginkan mesin tipe 4B11 berkapasitas 2.000 cc DOHC 16 Valve MIVEC (Mitsubishi Innovative Timing Electronic Control). Dipadu dengan moncong mobil ala ikan Hiu untuk meraih aerodinamis yang tinggi, mengentalkan sebagai sedan sport masa kini.

Kesan itu kian kuat manakala melongok ke belakang.Sayap belakang dengan model lekukan, lebarnya disesuaikan kaca belakang. Kemudian knalpot (muffler) ganda yang kedua ujungnya diberi krom.

Apa hanya depan saja jadi ciri khas sedan sport? Tampilan sporty sudah terwakilkan melalui dua kursi depan semi-bucket buatan Recaro yang dilengkapi pemanas kursi. Model dasbor yang landai memberikan pandangan sangat luas buat pengemudi serta interior yang lapang.

Sesuai peruntukkannya sebagai sedan sport, konsentrasi pengemudi pun ikut diprioritaskan. Selain melalui rancangan dasbor, semua kontrol dipusatkan di roda kemudi yang mempunyai diameter untuk sport (lingkarannya lebih sedikit lebih kecil dari standar, tapi genggamannya lebih besar dari standar). Dari kemudi itu bisa dikontrol audio, kecepatan (cruise control) dan handsfree telepon.

Termasuk pengoperasian gigi persneling yang sudah dilengkapi teknologi TC-SST (Twin Clucth Super Shift Transmission). Perpindahannya bisa dilakukan secara manual atau otomatis dengan 6 tingkat percepatan (6-speed). Bahkan untuk sistem manual, perpindahan setiap gigi diciptakan model F1 dengan menekan pelat yang berada di belakang setir.

Super All Wheel Control (S-AWC)
Kala mendapat kesempatan mengitari sirkuit Sentul berjarak 4,7 km itu dengan Lancer Evo X, Kompas.com ditemani pembalap nasional Moreno Soeprapto. Ia menjelaskan, tak usah takut melakukan menuver di tikungan ini. Setiap kesalahan sudah diprotek oleh Super All Wheel Control (S-AWC).

Khusus buat Kompas.com, Reno - panggilan akrab Moreno - menyetel sistem perpindahan transmisinya pada "Super Sport" (tingkat tertinggi). Benar saja, dengan memakai perpindahan gigi manual, tak cuma akselerasi yang ganas. Perpindahan tiap gigi (naik) terasa sangat padat (tidak ada kekosongan). Beda ketika diturunkan dari "Super Sport" ke "Sport" (bisa dioperasikan sambil jalan, begitu juga dari Sport ke Normal), akselerasi tiap gigi masih ada jedahnya (tapi sangat kecil).

Saat manuver di tikungan dengan line (jalur) yang sedikit salah, mobil tidak melintir. Kesalahan itu sudah dieliminir oleh ASC (Active Stability Control). Dan gejala roda mengunci kala melakukan pengereman keras juga terhindar berkat ABS.

Menariknya, Lancer Evo X ini tak cuma bisa merayap di trek aspal. Permukaan jalan sedikit kasar dapat dilahapnya karena dilengkapi sistem gerak empat roda dan ACD (Active Center Differential) dan AYC (Active Yaw Control) yang mengontrol kerja gerak roda belakang.

Pantas kalau sedan sport ini ditawari dengan harga sekitar Rp 900 juta. Mengingat sarat dengan teknologi kenyamanan dan keamanan.

Read more >>

Mitsubishi Tampilkan Lancer untuk Reli Dakar 2010

Batalnya pementasan reli paling ganas di dunia, Dakar Rally, tahun lalu karena menyangkut keselamatan tidak berarti tamat buat lomba yang membelah samudra padang pasir di Afrika itu. Justru event yang digagas oleh mendiang Thierry Sabine dengan organisasinya, Thierry Sabine Organizations (TSO) pada 1970-an, rencananya akan dialihkan dari Arab ke Amerika Selatan.

Untuk menyambut penyelenggaraan di medan baru itu, Mitsubishi tidak berencana mengubah secara historis penampilan mereka. Beberapa waktu lalu pihak prinsipal Jepang mengumumkan akan mengembangkan Mitsubishi Lancer sebagai senjata andalan untuk menaklukkan reli maraton ini.

Apalagi, federasi otomotif internasional (FIA) memiliki rencana dengan regulasi baru. Pada 2010, kendaraan yang mengikuti lomba bermesin diesel 3.0L V6 turbocharged. Mitsubishi sendiri sudah mulai melakukan pengembangan selama babak kualifikasi Reli Dakar dan melalui event kejuaraan dunia reli panjang.

Melalui mesin diesel itu didapat tenaga 260 hp dengan torsi 650 Nm untuk menggerakkan keempat roda (4WD) yang dilengkapi limited slip central differential. Bodinya sendiri terbuat dari bahan serat karbon. Lancer berbodi seperti Pajero ini baru akan diterjunkan pada 2010, sementara untuk tahun ini masih tetap mengandalkan bodi lama.

Read more >>

Mitsubishi Lancer Hadir Juli

Ada kabar baik buat penggemar berat Mitsubishi, khususnya Lancer. Menurut informasi dari pihak PT Mitsubishi Kramayudha Tiga Berlian Motors (KTB), selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Mitsubishi, sekitar juli mendatang Lancer terbaru siap meramaikan pangsa pasar mobil Indonesia. Kata sumber dalam KTB, sedan itu akan mejeng di pameran mobil internasional Indonesia.

Tidak dijelaskan secara detail seperti apa sosok Lancer, baik eksterior maupun interiornya. "Bentuknya hampir seperti Evo 10 (Mitsubishi Lancer Evo 10 - red)," ujar sang sumber singkat.


Kebetulan koran New York Times lagi menguji mobil-mobil anyar 2008, termasuk Mitsubishi Lancer GTS. Varian terbaru ini memiliki fitur-fitur yang mewah dibanding varian sebelumnya, model DE atau ES.Kenikmatan mengemudi sangat beda, begitu juga performa mobil yang memang dirancang mempunyai tenaga sangat bagus.

Lancer GTS ini mempunyai wheelbase paling panjang dan track terlebar, tapi overall Length justru pendek, sehingga kestabilan pun tinggi. Ditambah lagi memakai pelek R18 215/45 plus keempat roda dilengkapi rem cakram, siap untuk meredam keganasan mesin 2.000 cc DOHC MIVEC 4 silinder.

Masih banyak lagi teknologi canggih yang ada dalam bawaan Lancer itu. Seperti transmisi, selain manual juga ada sportronic CVT.

Itu versi mewahnya, varian yang sedang ada dua DE dan ES. Desain gril sama, termasuk mesin 2.0L DOHC MIVEC. Sistem penghenti laju, depan menggunakan rem cakram dan belakang teromol.Namun ES sedikit lebih canggih dilengkapi ABS (Anti-lock Brake System) dan EBD (Electronic Brake Force Distance). Keempat roda sama-sama memakai R16 205/60.

Kita tunggu, yang mana dari ketiga varian itu akan meramaikan pangsa pasar mobil Indonesia.
Read more >>

Mitsubishi Lancer Ralliart dan iMIEV Tampil di IIMS

Indonesia International Motor Show (IIMS) yang direncanakan digelar 11-20 Juli 2008 di JCC dimanfaatkan para ATPM di tanah air tidak cuma memamerkan produk-produk yang sudah atau akan dipasarkan. Hampir sebagian besar menampilkan mobil konsep, ada yang tahun depan sudah diproduksi dan ada yang masih belum tahu kapan. Seperti Mitsubishi dijelaskan oleh Fumio Kuwayama, Presdir KTB, kalau Mitsubishi membuka dua booth berada di hall A no.3.

KTB akan memamerkan 9 unit kendaraan, lima di antaranya berupa konsep dalam bentuk siluet. Jumlah itu dilansir oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) bersamaan peluncuran Mitsubishi Grandis GT, kemarin di Four Seasons Hotel, Jakarta. Ketika dikonfirmasi ke para petinggi, PR sampai promosi KTB, semua pada bungkam.

Dari lima gambar siluet, empat di antaranya agak diketahui identitasnya. Yakni, Mitsubishi iMIEV, si Mungil bertenaga listrik karya pabrik mobil berlambang tiga berlian dengan PSA Peugeot Citroen, Prancis. Konsep ini akan dipasarkan mulai tahun depan, termasuk juga di Eropa.

Kemudian Concept cX, karya kolaborasi Mitsubishi Motor Company (MMC) dengan Mitsubishi Motor Europe (MME) B.V. dan sudah dipamerkan pada acara 62th Internationale Automobile Austellung, Jerman September 2007 . Mobil ini dikategorinya generasi baru kompak bermesin diesel 1.8L dengan variable Geometry turbocharge. Dapur pacu juga dilengkapi teknologi Diesel Dioksida Catalyst (DOC) sehingga sangat ekonomis dan rendah emisi.

Seperti kita ketahui, MMC di berbagai pameran internasional di luar negeri telah menampilkan Mitsubishi Lancer Ralliart. Sedan yang punya reputasi gemilang di arena kejuaraan dunia reli mobil, ternyata nongol di JCC, meski dalam versi jalan raya dan masih berupa konsep.

Terakhir, kendaraan SUV yang juga pernah membelah gurun pasir Sahara, Afrika melalui arena Reli Dakar, yakni Mitsubishi Endeavor. Bermesin 3.8L SOHC V6 mempunyai tenaga 225 dk dan ketika lomba finish ke-7.
Read more >>

Mitsubishi Hadirkan Grandis GT Yang Lebih Sporty

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) tahun 2008 ini segera mengisi pasar kendaraan penumpang premium. Sampai akhir Mei lalu telah terjual 564 unit, berarti hingga Juni nanti, mudah-mudahan mencapai angka di atas 600 unit. Artinya, target rata-rata sekitar 100 unit tiap bulan telah dilampaui. Sedang di kategori komersil, Mitsubishi berhasil merebut lebih 50 persen dari total penjualan seluruh merek.

Pernyataan itu disampaikan Rizwan Alamsjah, Marketing Director PT KTB saat peluncuran produk terbarunya, Mitsubishi Grandis GT di Four Seasons Hotel, Jakarta Selatan. "Kehadiran Grandis GT ini untuk melengkapi varian sebelumnya, yakni GLS yang telah diluncurkan pada April 2008. Selain berhasil mengisi segmen premium MPV," kata Rizwan dalam sambutannya.

Ia mengatakan, munculnya Grandis GT ini untuk memperkuat citra dan sekaligus pangsa pasar kendaraan penumpang. Dari sosoknya, Grandis GT ini hanya bersifat facelift. Kendati begitu, perubahan mencolok tampak pada eksterior seperti desain grill baru, termasuk bumper. Kemudian tampilan sisi samping lebih kekar dengan dikasih side body molding. Tampilan belakang lebih elegan dengan dipakainya RED Rear Combination Lamp.

Peningkatan spesifikasi lainnya, diantaranya ukuran keempat roda dibikin lebih besar menjadi 215/55R17 dipadu dengan desain pelek yang baru juga. Kalaupun mau ganti ban yang super besar (semisal ukuran 20 sampai 22 inci) nggak perlu menggembungkan sepatbor. Karena bibir sepatbor, baik depan maupun belakang sudah dibikin gembung.

Untuk sektor keamanan, pada bumper depan dan belakang dipasang sensor. Dan khusus untuk bumper belakang desainnya baru dikasih body molding dan red Rear Reflector. Meski perubahannya sedikit, tapi Grandis GT menampilkan kesan dinamis dan sporty tanpa menghilangkan kesan nyaman, mewah dan berkelas.

Unsur-unsur kemewahan tercermin pada interior yang bernuansa hitam dipadu dengan abu-abu pada dasbor dikombinasi dengan kulit pada jok, dipadu warna silver pada panel-panel. "Ini memberi pilihan bagi konsumen, ada yang warm elegant (GLS) atau cool tapi sporty (GT)," terang Rizwan.

Mengenai harga, KTB mematok Rp. 289 juta untuk Grandis GT dan Rp. 280 juta untuk GLS berlaku di Jabotabek. Di pasar tanah air, Grandis akan bertarung dengan New Mazda5 dan Nissan Serena, bukan dalam segmen tapi dari segi harga.
Read more >>

Lancer Sportback Primadona Mitsubishi di Paris Motor Show

Pameran mobil internasional di Paris yang mengambil lokasi di Paris Expo Porte de Versailles, Prancis dari 2 – 19 Oktober 2008 dimanfaatkan Mitsubishi untuk memperkenalkan Lancer Sportback dan Lancer Ralliart. Demikian pengumuman disampaikan prinsipal mobil berlambang Tiga Berlian, Mitsubishi Motors Company (MMC), Rabu lalu.

Sedan lima pintu Lancer hatchback mengusung mesin turbocharger berkapasitas mulai dari 1.5L (109 PS), 1.8L (143 PS) dan versi mesin diesel 2.0L (143 PS) turbo, tapi mesin terakhir ini baru akan dipamerkan masuk musim semi 2009.

Di samping Lancer Ralliart, Mitsubishi juga menampilkan Lancer Sportback Ralliart. Kedua sedan sport ini mengusung mesin 2.0 L 4 silinder DOHC MIVEC dilengkapi turbocharger. Tenaga maksimumnya 240 PS dengan torsi maksimum 343 Nm.

Untuk sistem transmisi, kedua sedan sport itu dilengkapi Twin Clucth SST (Sport Shift Transmission) ditambah Active Center Differential (ACD). Tujuannya agar mengemudi lebih responsif dan teknologi ini diterapkan pada Lancer Sportback.

Tak Cuma itu, teknologi gerak empat rodanya (4WD) juga baru yang dilengkapi Super - All Wheel Drive Control (S-AWDC) yang terintegerasi dengan semua sistem elektronik di mobil. Seperti ACD, Active Yaw Control (AYC), Active Stability Control (ASC) dan ABS.

Luar biasa sempurna Lancer hatchback ini. Pengemudi nggak usah takut mobil oleng karena kestabilannya sudah terkontrol. Dan pengemudi selalu terasa nyaman di dalam kendaraan.

Dan pihak MMC memastikan kalau sedan Sportback akan diproduksi, kendati saat pameran nanti yang dipajang prototipe.

Read more >>

Peugeot dan Mitsubishi Kerjasama Bikin Mobil Listrik

Dalam wawancara terakhirnya Direktur Pemasaran Peugeot Christian Peugeot mengaku pesimistis dengan prospek pembangunan mobil elektrik secara massal. Namun kendati demikian, sebuah laporan terakhir menyebutkan Mistubishi telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan PSA Peugeot Citroen untuk pembangunan mobil listrik, termasuk pengembangan lithium-ion batteries.

Dalam berita yang dilansir harian Jepang, Nikkei, meski waktu pasti dari pelakasanaan kerjasama ini tak diungkapkan, namun diperkirakan tahun 2010 menjadi masa di mana kendaraan listrik akan memasuki debutnya. Di tahun tersebut setidaknya telah diproyeksikan produksi massal dari sejumlah varian seperti Chevy Volt, Toyota Next Generation Prius, serta beberapa varian mesin hibrida lainnya.

Di tahun yang sama pulalah, Mitsubishi berencana meluncurkan kendaraan hibrida-nya. Kabarnya, mobil tersebut akan berbentuk city car dan hanya dipasarkan di Jepang.

Sementara tentang keraguan atas prospek mobil listrik, perusahaan otomotif asal Perancis itu memang meragukan mobil jenis itu akan bisa masuk ke pasar pada tahun 2010 secara massal. Setidaknya itulah yang dikatakan Peugeot. "Ini hanya pengumuman, tapi pengumuman ini pun belum menjadi kenyataan kan?" kata Peugeot.

Read more >>

Mitsubishi Strada Triton Exceed, Menghapus Image Mobil Proyek

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai ATPM merek Mitsubishi boleh bangga karena memimpin di segmen pick up 4x4. Dengan dua andalannya, Strada Triton GLS dan GLX, penjualannya sampai April lalu berhasil menembus angka 2.729 unit.

Namun kebanggaan itu seperti diterima dengan setengah hati lantaran sukses diraih dengan predikat sebagai kendaraan proyek. Untuk menghapus image itu, KTB melansir Strada Triton Exceed dengan desain modern, stylish dan mewah. Diperuntukkan buat VIP atau pribadi yang hobi dengan pick up namun bisa dipakai sehari-hari.

Pajero Evolution
Memang dari segi bentuk, desain eksterior Exceed lebih mewah dari generasi sebelumnya. Basisnya masih sama dengan Triton GLX maupun GLS, hanya ada penambahan ornamen. Seperti yang dilakukan PT Nissan Motor Indonesia pada Livina XR menjadi Livina X-Gear. Bedanya, kalau X-Gear setelah dipermanis penampilannya seperti SUV bukan lagi hatchback.

Selain mewah, eksterior Exceed mempertegas kesan Pajero Evolution yang bertenaga dan dinamis. Seperti bagian depan, desain gril baru ditambah ornamen pada bumper dan lampu kabut menjadikan tampilan lebih sporty. Pada bagian samping dikasih side body moulding dan pijakan kaki (footstep). Kemudian bumper belakang dirancang ada pijakan.

Di samping eksterior, ruang pengemudi dan penumpang di belakang diperbesar. Panjang keseluruhan interior lebih panjang 150 mm dari pendahulunya. Begitu juga tinggi ruangan (dari bangku) baik depan maupun belakang.

Berbicara kemewahan, Exceed masih kalah dengan Nissan Frontier Navara. Pengoperasian sistem 4x4 cukup dengan tekan tombol. Namun Navara masih pilih-pilih jalur bila diajak ke medan off-road karena ground clearance masih tinggi Exceed.

Paris Dakar
Konsep Exceed tak hanya memberikan tampilan SUV, lebih dari itu menunjukkan performa SUV sejati. Teknologi dan ketangguhannya telah teruji di laboratorium alam ganas melalui reli Dakar.

Tipe mesin 4D56 berkapasitas 2.477 cc DOHC 16 Valve, 4 silinder CDI IC/TCI sama seperti dipakai pada GLS. Kendati begitu, Keduanya tercatat sebagai pick up pertama di keluarga Mitsubishi yang low pressure cammon rail yang menghasilkan power besar dengan emisi gas buang yang rendah.

Dengan tenaga yang 136 ps/3.500 rpm dari dapur pacu dengan intercooler turbo itu nggak usah takut diajak ke medan off-road. Benturan keras bisa diserap lantaran konstruksi Ladder Frame yang tebal dan kuat.

Saat menjelajah medan off-road sudah dilengkapi sistem 4x4. Perpindahan dari 2H ke 4H tanpa harus berhenti, namun di bawah 100 km/jam. Kecuali dari 4H ke 4L mobil harus berhenti dan persneling dalam posisi normal.

Pada roda belakang dilengkapi hybrid LSD dikombinasi dengan viscous coupling unit (VCU). Sistem ini di desain khusus bekerja dengan sistem ABS untuk menghasilkan traksi yang besar saat salah satu roda slip. Kemudian usah takut rem terkunci pada saat berhenti mendadak karena sudah dilengkapi EBD (Electronic Brakeforce Distribution).

Tinggal sekarang, berhasilkah KTB mengubur image Strada Triton sebagai kendaraan proyek. Untuk meraih dalam sekajab sedikit sulit karena dari target 1.000 unit, Exceed hanya dijatahkan 200 unit. SBT

Data Spesifikasi Exceed
Mesin
Model : 4D56
Tipe : DOHC 16 katup inline, 4 Silinder CDI IC/TC
Kapasitas : 2.477 cc
tenaga Maks : 136 PS/3.500
Torsi Maks : 32.0 kgm/2.000
Kecepatan Maks : 167 km/jam

Ban-Pelek :265/70 R16 - Alloy 16 x 7.00 JJ
Audio :CD/MP3/WMA, AM/FM, USB Port
with 4 speakers + 2 tweeters

Read more >>

Mitsubishi Persiapkan Lancer Evo X ke WRC

Mitsubishi Motor Company (MMC) Jepang mengumumkan ingin kembali meramaikan arena kejuaraan reli dunia (World Rallying Championship). Sejak 2005, mobil berlambang tiga berlian itu mundur sebagai tim pabrikan, tapi peserta perorangan atau klub masih ada yang mengendarai Mitsubishi di berbagai kejuaraan reli, baik nasional maupun internasional.

Kala mundur dulu, pihak MMC sudah menegaskan mereka pasti akan kembali lagi. Namun pengumuman ini lebih cepat dari rencana sebelumnya. Lomba yang dibidik dalam waktu dekat, yakni kejuaraan seri WRC di negeri sendiri, (Jepang) atau ditampilkan di beberapa reli nasional di negeri matahari terbit itu.

Salah satu yang memotivasi Mitsubishi menyodorkan mobil ke reli Jepang, ingin menguji, selain kendaraan juga beberapa komponen. Sambil menunggu pengesahan dari FIA (Federation Internationale de L’Automobile).

Adapun kendaraan yang sudah didaftarkan ke FIA , Lancer Evolution (Evo) X versi jalan raya (course car). Dan diharapkan masuk musim panas ini sudah keluar pengesahannya (homologation). Kendati masih menunggu, di beberapa reli nasional di Jepang, Evo X ini sudah diterjunkan sebagai double zero (OO) dan zero (O) atau pembukan jalan.

Meski sebagai pembuka jalan, namun persiapannnya sudah seperti mengikuti reli. Termasuk beberapa teknologi baru sudah dipakai. Seperti roll cage yang menyatu dengan penguatan yang intensif.

RalliArt yang selama ini menjadi mitra membangun mobil reli Mitsubishi diminta membuat beberapa komponen. Seperti di antaranya gigi transmisi, rem dan close ratio. Sedang eksterior kebagian membuat pelindung bawah (floor guard) mesin dan tangki, sump guard dan penahan lumpur. Termasuk bangku pengemudi dan co-driver dengan sabuk pengaman lima titik.

Apakah Lancer Evo X ini akan sukses? Rasanya bisa melakukan persaingan yang selama ini diramaikan antara Citroen, Ford dan Subaru. Karena Mitsubishi pernah punya prestasi spektakuler, yakni menghantar pereli Tommi Makinen (Finlandia) meraih juara dunia 4 kali berturut-turut (1996 – 1999) dengan Lancer Evo III dan Evo IV. Ketika ganti mobil dengan Evo VI, prestasi tak secemerlang generasi sebelumnya dan Tommi kelanjur mundur.

Di Indonesia, ketika pernah menjadi tuan rumah kejuaraan dunia (1996 dan 1997) sebagian besar pereli nasional mengendarai Mitsubishi. Kini pun, seperti Subhan Aksa, Rizal Sungkar dan Akbar Hadianto masih setia di belakang kemudi Mitsubishi.
Read more >>

Mitsubishi Capai Target di Triwulan Pertama

PT. Krama Yudha Tiga Berlian (KTB), ATPM Mitsubishi di Indonesia tahun lalu menutup angka penjualan terbanyak dan meraih peringkat dua di pasar otomotif nasional. Mengawali tahun ini, KTB kembali membukukan peningkatan penjualan sebesar 15,6 persen di triwulan pertama dengan angka penjualan sebesar 7.276 unit. Angka tersebut melebihi target yang dicanangkan KTB sebesar 7.000 unit dengan pertumbuhan 15 persen setiap bulannya.

Pertumbuhan angka penjualan Mitsubishi tahun ini masih didominasi oleh produk Light Commercial Vehicle (LCV) dan Commercial Vehicle (CV), KTB tahun ini merasa yakin mampu mencapai target yang telah dicanangkan melalui peningkatan penjualannya pada produk L300, Strada serta Colt Diesel. Khusus untuk produk LCV hampir seluruh varian di kelas ini meraih pangsa pasar di atas 50 persen, sementara kelas CV memiliki peningkatan sebesar 58,6 persen dari tahun lalu.

Melalui perolehan penjualan yang cukup baik di bulan Maret, maka pada triwulan pertama tahun 2008, Mitsubishi kembali meraih posisi nomor dua dengan total penjualan sebesar 19.878 unit dan market share sebesar 14,7 persen untuk pasar otomotif nasional.

Pada tahun ini KTB baru akan memperkenalkan produk-produk terbarunya pada IIMS 2008 pertengahan tahun nanti. Sedangkan untuk langkah awal revitalisasi kendaraan penumpang, KTB telah meluncurkan Grandis facelift yang diperkenalkan pada awal April lalu.
Read more >>

4otomotif modifikasi