Tampilkan postingan dengan label Ford. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ford. Tampilkan semua postingan

Figo, Mobil Kecil Ford untuk Pasar Asia Pasifik

Mobil murah rakyat India, Tata Nano, bakal mendapat saingan. Produsen mobil asal Amerika Serikat, Ford Motor Co (FMC), memperlihatkan produk mobil kecilnya (small car), Figo, di India. Mobil ini dibuat di pabriknya, di Chennai, India.

Chief Executive Officer Ford Alan Mulally menjelaskan, India akan menjadi basis produksi mobil kecil dengan menyuntikkan dana sekitar 500 juta dollar AS. Dengan demikian, kapasitas produksi di Negeri Sari itu meningkat menjadi 200.000 unit per tahunnya.

Pabrik ini akan diarahkan juga untuk memproduksi mesin bensin dan diesel bagi pasar lokal dan ekspor di kawasan Asia Pasifik dan Afrika.

"Produk terbaru kita, Ford Figo, menunjukkan seberapa serius kita di India. Produk ini sebagai wujud dari komitmen untuk melengkapi semua produk kami yang hebat di semua segmen. Kami sangat yakin, Figo akan menjadi produk yang diinginkan konsumen di India, dan bernilai tinggi,” papar Mulally seperti dikutip worldcarfans.com

Figo, yang menganut filosofi desain baru new kinetic language, diproduksi menggunakan platform generasi kelima Ford Fiesta keluaran tahun 2008. Hatchback ini membidik segmen B-car, yang pangsa pasarnya di India mencapai 70 persen dari total pasar.

Tampilan grill depan hingga garis di kedua sisi bodi mencerminkan kendaraan bergaya modern dan produk Ford sebelumnya, Mondeo dan Fiesta. Beberapa fitur dan teknologi yang sama juga akan disematkan ke dalam Figo untuk meningkatkan performa.
Read more >>

Mendukung Penjualan Fiesta, Ford Indonesia Investasi Rp 250 Miliar

Seiring rencana PT Ford Motor Indonesia (FMI) meluncurkan produk terbarunya, Fiesta, tahun ini, maka salah satu strategi untuk mendukung kesuksesan di pasar adalah menambah jaringan. Untuk itu, agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil Ford di Indonesia itu berencana menambah 10 unit dilernya pada 2009-2010.

Direktur Pemasaran FMI Davy Tulian menjelaskan, sejak 2008, pertumbuhan diler yang ditargetkan perusahaan mencapai 35 persen atau menjadi 40 diler dari sebelumnya 30. Masuk semester kedua 2009, akan diresmikan lagi tiga diler yang masing-masing berlokasi di Surabaya, Duri Pekanbaru, dan Bumi Serpong Damai.

"Sampai akhir tahun ini, total diler yang kami miliki mencapai 35 unit, tahun depan kita targetkan mencapai 40 unit. Satu unit diler diperlukan investasi sekitar Rp 15 miliar-Rp 25 miliar belum termasuk unit yang dipasok," paparnya di Jakarta, Kamis (13/8).

Berarti, FMI akan menginvestasikan dana sebesar Rp 250 miliar untuk 10 cabang baru. Penambahan itu dikarenakan mengembangnya segmen produk yang dimilikinya. Selama ini, FMI masih mengandalkan penjualan utamanya, Ford Ranger, untuk kebutuhan armada (fleet).

"Memang dengan masuknya Fiesta, kita semakin serius menggarap segmen passanger car. Untuk itu, saya turun sendiri, mekanik dilatih lagi, pelayanan, diler harus meningkatkan pelayanannya, dan lain-lain. Pokoknya kita sudah persiapkan lah," ungkapnya.

Fiesta rencananya akan diperkenalkan pada semester pertama tahun depan atau tiga bulan setelah Mazda 2 masuk pasar mobil nasional. PT Mazda Motor Indonesia (MMI) berencana meluncurkan Mazda 2 pada akhir tahun.

Fiesta telah berhasil mencatatkan prestasi penjualan di sejumlah wilayah di dunia. Sebut saja beberapa negara, seperti China, Australia, dan Afrika Selatan. Nah, apakah sukses tersebut bisa diikuti di Indonesia ?
Read more >>

Ford iosis MAX: Keren & Efisien

Salah satu mobil konsep yang layak mendapatkan perhatian khusus pada hari pertama pembukaan Geneva Motor 2009 untuk wartawan adalah Ford iosis MAX. Di ”booth” Ford, mobil yang satu ini ditampilkan secara khusus.

Sosok dan penampilan iosis MAX memang berbeda. Cat hijau muda mutiara berkemilau, menggambarkan ciri produk kontemporer. Semua orang yang melihatnya kagum. Rasa ingin memilikinya bergelora. Sayang, sampai pada tahap ke-3, iosis masih tetap konsep.

“Kinetic Design”. Begitu, mobil konsep ini diperkenalkan dengan berbagai fiturnya, rasa kagum dan keinginan untuk mengenalnya lebih intim kian membara. ‘iosis MAX’ tampil dengan konsep benar-benar baru namun tetap menjaga identitas global Ford, yaitu depan gril bagian bawah berbentuk trapesium berukuran besar. Ford menyebutnya “kinetic design”.

Wajah depan yang juga sangat menarik untuk disidik adalah bentuk dari lampu depan tipe proyektor jenis LED. Lampu dengan rangka tipis ‘mengapung’ di alam bodinya. Logo iosis MAX tampak pula pada bezel lampu yang menimbulkan efek optikal.

Menurut Ford, bila lampu digunakan di siang hari, bagian transparan biru di dalam rumah lampu yang sinar, menciptakan bentuk bulu mata. Bagian tersebut yang mengelilingi ‘mata’ LED di tengahnya. Penerangan tambahan lainnya adalah lampu kabut LED yang dipasang di ujung spoiler depan.

Rasa kagum bertambah ketika kedua pintu belakang dibuka dengan cara yang tidak biasa, mengayun-bergeser ke belakang. Saat pintu depan dibuka, kekaguman bertambah. Bukan hanya karena interiornya yang keren, tetapi akses ke interior sangat lega. Penumpang dengan ukuran tubuh sepertui pemain sumo pun dijamin bisa masuk dan keluar interior dengan lega. Tak hanya kreatif, juga inovatif!

Tak ada pilar-B sebagai penyangga bagian tengah atau pintu samping belakang. “Lihatlah dari samping. Mirip dengan kupe,” jelas John Fleming, CEO dan Chairman Ford Eropa saat memperkenalkan iosis MAX kepada wartawan yang mengerubungi mobil ini. Di bagian belakang, pilar-C ada bagian dilengkapi dengan penyangga yang disebut Ford “flying buttress”.

MAV. Belum cukup, begitu bukaan pintu belakang diperagakan, rasa kagum makin bertambah. Pertama, yang dibuka kaca belakang saja. Cara ini tampak jauh lebih aman untuk memasukkan barang-barang kecil ke bagasi mobil.

Selanjutnya, pintu belakang dibuka ke atas bersama kaca. Ruang bagasi pun terbuka lebar. Barang berat atau berukuran besar lebih mudah dimuat atau dikeluarkan dari mobil ini. Dengan kemampuan seperti itu, Ford menyebut mobil konsepnya dengan MAV (multi-activity vehicle) kompak masa depan. Mobil yang punya berbagai kemampuan dengan sangat fleksibelitas untuk berbagai keperluan.

Bila melihat postur mobil dari atas, juga muncul rasa kagum. Tak perlu lagi sun atau monroof. Sebagian atap dibuat transparan. Dengan cara ini, mampu menciptakan kesan sangat lega pada interior.

Untuk itu pula Ford akan menjadikan mobil ini sebagai pantokan buat mobil kompak yang akan di diproduksi di masa akan data secara secara global.

Interior. Melonggok ke interior, spontan keluar ucapan, “Keren banget!” Desainnya tampak sangat dinamis dan kontemporer. Tak hanya desain interior yang mengalami perubahan, materialnya juga canggih. Jok sangat ramping ban tentu saja enteng.

Panel instrumen menyatu dengan konsol tengah. Pemasangan joknya pun tidak seperti biasa. Rangka jok dipasang seperti jembatan sehingga penyumpang seakan-akan mengapung di udara.

Corak abu-abu berkilau hangat dipilih sebagai warna untuk interior iosis Max, melengkapi warna ‘terang’ mutiara eksterior.

Mesin EcoBoost. Mesin yang digunakan pada iosis MAX juga tak kalah menarik. Namun Ford hanya memberi data, kapasitasnya 1,6 liter dan mampu menghasilkan tenaga 180 PS. Hebat! Menurut Ford, mesin dibuat sesuai dengan regulasi Eropa yang makin ketat.

Ford menyebutnya EcoBosst yang diklaim sangat efisien, irit bahan bakar dan rendah emisi gas buangnya. Fitur tambahan mesin, dilengkapi dengan sistem “Auto-Start-Stop” untuk mencegah energi jangan terbuang percuma.

Untuk memindahkan tenaga mesin ke roda, Ford mengandalkan transmisi dual clutch, yang disebutnya “Powershift”. Transmisi yang sudah digunakan Ford pada berbagai produknya di pasarkan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, yaitu Ford Focus.

Mobil Konsep ‘iosis MAX’ adalah seri ketiga dari konsep iosis yang dibuat Ford. Versi pertama diperkenalkan pada 2005 di Frankfurt Motor Show. Versi kedua muncul setahun kemudian, 2006 di Paris Motor Show yang disebut ‘iosis X’ dengan format crossover 5 pintu. Kini, iosis MAX bertransformasi menjadi MAV dengan kemampuan dan fleksibelitas makin beragam.
Read more >>

Ford Focus Diesel Vs Bensin

Sebelum Focus baru dipasarkan, Ford motor Indonesia (FMI) mengajak wartawan untuk mencoba performa mobil ini. FMI menyediakan 6 unit Focus, yang terdiri dari 2 unit sedan, Focus Ghia bermesin bensin 2,0 liter dan 4 unit hatchback. Focus hatchback terdiri dari 2 unit bensin 2,0 liter (Comfort dan Sport) dan 2 unit diesel 2,0 liter.


Selain mengemudikannya langsung di jalan raya, wartawan juga diberi kesempatan mencoba berbagai kemampuan kinerja Focus, antara lain akselerasi 0-100 km/jam, pengereman pada 80-0 km/jam, slalom, test ESP, dan memutar sirkuit Sentul pada kondisi permukaan jalan basah.

Kendati demikian, karena adanya beberapa varian, pengetesan tidak bisa dilakukan untuk membanding antara varian secara menyeluruh. Untuk mengetes rem, slalom, ESP yang digunakan hanya Focus diesel.

Untuk akselerasi, langsung dibandingkan kemampuan Focus hatchback bensin 2,0 liter Sport vs Diesel.

Akselerasi
Dengan sama-sama menggunakan transmisi otomatik, kapasitas mesin yang sama, Focus diesel lebih perkasa dibandingkan bensin. Rata-rata, akselerasi 0–100 km/jam dari Focus bensin Sport: sekitar 13 detik. Sedangkan Diesel atau TDCi 10 detik. Bahkan ada mencapai 9,58 detik.

Rem
Tes menggunakan Focus TDCi. Untuk jarak 80-0 km, jarak pengereman menurut yang terbaik adalah Ford 25 meter. Ketika dites oleh wartawan ada yang mencapai 18,90 meter. Menarik, dengan ABS, meski digunakan secara berulang untuk pengereman, ban tetap mulus. Tidak ada gejala mengalami kebotakan pda bagian tertentu. Getaran pedal saat mobil direm hampir tidak dirasakan.

Slalom & Manuver
Tes ESP (electronic stability program) dilakukan pada kecepatan 60 km/jam dengan kondisi permukaan jalan basah. Mobil ternyata gesit dan setirnya responsif mengikut perintah pengemudi. Ternyata semua wartawan dapat menjalan tes tanpa harus menjatuhkan cone yang sebagai tanda untuk berkelit ke kanan dan kiri.

Begitu dicoba melakukan slalom, Focus mampu membuktikan kelincahannya. Kendati para watwan bukanlah peslalom profesional, ternyata bisa berzig-zag dengan baik di antara cone.

Informasi tambahan, ESP hanya digunakan pada TDCi Sport.

'Hot Lap'
Kebetulan, ketika giliran Kompas.com menguji kemampuan berbagai aspek kerja mobil selama 4 lap, hujan ringan turun. Pada kecepatan 80 km/jam, mobil ini membelok dengan begitu mudah tanpa gejala membuang. Padahal permukaan jalan basah. Kerja pengemudi makin mudah karena pengemudi tidak perlu memindahkan gigi.

Posisi Pengemudi
Posisi duduk terasa nyaman. Setir dapat dinaik-turunkan sehingga pengemudi bisa memperoleh kenyamanan maksimum. Tangan bisa menggapai setir dengan mudah. Begitu juga dengan pedal-pedal gas dan rem.

Rem tangan, tuas transmisi dapat dicapai dan dioperasikan dengan mudah. Penglihatan ke depan, samping dan belakang luas.

Sebagai penumpang
Duduk sebagai penumpang, baik di depan maupun di belakang, terasa sangat nyaman melewati berbagai kondisi jalan.

Kesimpulan
Untuk stabilitas, Ford Focus yang juga dipercaya sebagai WRC memang tak terbantahkan. Tak kalah menarik, Focus TDCi atau Diesel punya kemampuan lebih hebat untuk akselerasi.

Untuk mesin diesel, Ford harus memberikan informasi lebih gencar kepada konsumen karena masih banyak awam berasumsi, mesin diesel payah dan kalah cepat dari mesin bensin. Mereka juga menganggap, mesin diesel kurang nyaman.

Di antara varian Focus, versi diesel punya beberapa keunggulan dibandingkan bensin mesin. Pertama akselerasi, karena diesel menghasilkan torsi jauh lebih besar dan diperoleh pada putaran lebih rendah. Ini sangat pas buat jalanan macet maupun yang banyak tanjakan dan turunan. Tak kalah pentuing, konsumsi bahan bakarnya lebih irit.

Kinerja mesin diesel Focus juga oke! Ketika mesin dihidupkan pagi hari di pada suhu 21 derajat celsius, mesin bisa hidup cepat dan tidak menghasilkan suara jauh lebih halus dibandingkan mesin diesel masa lalu. Inilah kehebatan mesin diesel masa kini yang menggunakan teknologi common rail.

Dibandingkan dengan mesin bensin, mesin sedikit lebih kasar. Getaran juga lebih besar. Namun dengan sistem peredam yang lebih, getaran pada bodi tidak begitu terasa. Bahkan bila kap mesin ditutup, kalau tidak terbiasa, bisa dikira mesinnya bensin.

Itulah nilai tambah mesin diesel Ford Focus. Kendati harga bahan bakarnya yang digunakan lebih mahal dibandingkan bensin (Pertamax atau Shell Super), secara total biaya bahan bakar jadi lebih murah. Karena lebih irit, juga ramah terhadap lingkungan.

Sayangnya, kita belum bisa memperoleh perbedaan harga antara Focus bensin versus diesel. Begitu antara versi yang dilengkapi ESP dan yang tidak. Pastinya, mobil bermesin diesel—apalagi menggunakan teknologi common rail plus turbo variabel—lebih mahal. Kalau sudah ketahuan perbedaan harganya, dapat pula dihitung, kapan nilai tambah dari mesin bensin diperoleh secara optimal. Apakah satu atau selama dua tahun?

Tak kalah menarik, makin tinggi frekuensi mobil digunakan, mesin diesel makin cepat memberi keuntungan, kendati pada tahap awal harus mengeluarkan investasi lebih mahal lantaran harganya yang lebih tinggi dari mobil bermesin bensin.

Read more >>

Ford Focus RS 2009 Hadir Lebih Sporty

Sekalipun lagi diterpa badai kesulitan dana, Ford meluncurkan Focus RS 2009. Menariknya, sedan yang jadi andalan di ajang reli dunia ini diproduksi beberapa bulan setelah konsepnya pertama kali dipajang di British Motor Show.

Dari segi tampilan, sedan hatchback ini memiliki beberapa perbedaan dengan Focus generasi sebelumnya. Eksteriornya tampak lebih sporty dengan gril berkelir hitam dan di bawahnya rongga udara yang besar.

Pada bagian belakang, sayap mengadopsi dari mobil reli, hanya ukurannya lebih kecil. Terus, pada bagian bawah terdapat diffuser yang ujung kiri dan kanannya mencuat knalpot. Tampilan kian gagah didukung keempat roda menggunakan velg 19 inci.

Sementara itu di interior, kesan sedan sport sangat kental berkat kedua jok depan semi-backet dari Recaro ditambah panel di dasbor bernuansa serat karbon serta tongkat persneling dari aluminium.

Bagaimana dengan tenaga? Ford Focus RS ini bermesin 2.500 cc 5 silinder dilengkapi turbocharger dan mempunyai tenaga maksimum 296 dk. Dari hasil tes, kecepatan maksimum bisa mencapai 257 km/jam. Dan untuk akselerasi dari 0 sampai 100 km/jam ditempuh hanya 5,9 detik.

Layaknya sebuah mobil sport, Focus ini juga memakai limited-slid differential, dibekali suspensi sport, dan perangkat rem yang mumpuni mengingat tenaga mobil yang besar.

Untuk di Inggris, Focus RS 2009 ini sudah mendapat order sekitar 1.500 unit dan harga satu unitnya sekitar Rp 400 juta (25.000 pound dengan kurs Rp 16.000).

Read more >>

All Rounders Dari New Ford Escape

Sebelum di launching pertengahan Oktober ini, Kompas.com sempat merasakan performa, kenyamanan, kelincahan serta kegesitan New Ford Escape. Rute dirancang oleh PT Ford Motor Indonesia (FMI) dari Jakarta menuju ke tempat wisata Kemuning di Sukabumi berjarak sekitar 125 km.

Dalam acara "Media test & Ride", 18-19 September lalu, FMI menyediakan tiga unit Escape baru, mulai dari varian termewah Limited, XLT dan XLS yang semuanya bertransmisi otomotis. Kebetulan kompas.com nendapat kesempatan menjajal versi termewahnya yang punya beberapa kelebihan. Seperti panel instrumen bercorak wood, spoiler belakang, side rocker, bumper overrider dan pengontrol AC otomotis.

Sebagai Real SUV yang bisa menjelajah segala medan (all rounders), mesin Escape Duratec 2.3L 4 silinder DOHC 16V teruji di medan yang cukup komplet.Ketika merayap di jalan bebas hambatan (Tol), saat dilakukan akselerasi terasa halus karena mesin sudah dilengkapi Variable Valve Timing (VVT) dan Electronic Throttle Control System (ETCS).

Bahkan dengan didukung dua teknologi itu, konsumsi bahan bakar sejak pergi hingga balik tidak melakukan pengisian ulang. Malah sampai finish di Pondok Indah, posisi bahan bakar masih seperempat lebih.Pihak FMI mengklaim pemakaiannya 10,4 liter per kilomter.

Padahal, kondisi lalulintas bervariasi. Malah ketika melintas di Cisaat, Sukabumi terjadi antrean panjang. Kemudian masuk Kemuning Resort dihadang jalanan sempit dan tanjakan terjal 45 derajat dengan sudut tikungan 30 derajat. Kondisi ini dilahap dengan santai.

Khusus untuk menaklukkan tanjakan terjal, posisi tongkat transmisi matik harus diturunkan ke angka 2 karena tanpa diawali dengan ancang-ancang dan dalam satu mobil itu berisi lima orang berbadan subur semua. Begitu juga ketika meliuk tikungan, keolengan bodi kecil karena dibekali sistem suspensi yang independen.

Terlebih menghadapi medan off-road, meski tergolong ringan namun segala aspek di mobil teruji. Seperti tanjakan yang di atasnya terdapat jalan berlubang, sehingga membuat satu roda tak menginjak tanah, toh mobil bisa lolos. Rintangan seperti ini dilalui beberapa kali. Tak perlu mengumbar tenaga mesin berlebihan karena dengan torsi 20,7kgm pada 4.000 rpm, cukup diurut pedal gas, sekalipun sistem gerak dua roda (2WD) sudah bisa lolos.

Sayang, diameter genggaman setirnya kurang pas untuk kendaraan SUV, malah cocok buat sedan. Sehingga, saat memutarkan kemudi harus diperlakukan halus. Tapi, itu bukan jadi masalah serius. Apalagi SUV ini diperuntukkan mereka berusia 30-40 tahun, lingkar kemudi standar bisa diganti dengan yang bergaya sport.

Read more >>

Ford Perkenalkan Escape Baru Yang Lebih Gagah

Menutup 2008 ini, PT Ford Motor Indonesia (FMI) akan memperkenalkan produk terbarunya, New Ford Escape. Ini sesuai dengan komitmen dari agen tunggal pemegang merek (ATPM) Ford di Indonesia itu. “Setiap tahun, kami ingin selalu menampilkan prroduk-produk yang fresh. Melalui New Ford Escape inilah kami membuktikannya,” jelas Marketing Director PT FMI, Davy Tuilan pada acara “Media Test & Ride” di Sukabumi, 17-18 September 2008.

Dibanding dengan model pendahulunya justru Escape baru lebih berkarakter dan gagah. Seperti dikatakan kepala perancang Escape, Paul Gibson, “Walau lekukan tajam pada kendaraan dikurangi, Escape tetap melukiskan kekuatan khas SUV sejati dengan desain yang lebih kontemporer dan terasa lebih urban.”

Memang, dari pengamatan Kompas.com, secara bentuk Escape baru hampir tak beda dengan model terdahulunya. Namun daru segi tampilan, hampir seluruh sektor di eksterior telah mendapat penyempurnaan. Dan perubahan ini terinspirasi oleh Ford Escape Expression yang pertama kali ditampilkan pada Tokyo Motor Show tahun lalu.

Seperti bagian depan, bentuk kap mesin baru. Tarikan garisnya menyatu dengan ujung gril yang menggunakan logo Ford yang bentuk ovalnya lebih besar. Lampu utama lebih aerodinamis dipadu dengan desain baru bumper, terutama pada desain rongga udara yang lebih besar.

Pada bagian bawah rongga udara dikasih skide plate untuk meredam benturan pada bumper depan. Desain rumah lampu kabut berbentuk trapisum terbalik justru jadi simetris dengan rongga mulut udarta. Dipadu dengan fender yang lebih gemuk dari pendahulunya dan dikasih aliran udara (air vent) di bawah kaca spion, inilah yang sangat membedakan dengan model lamanya.

Sama seperti depan, belakang pun tak luput dari sentuhan. Desain lampu utamanya lebih ramping dan melintang ke dalam dengan LED sebagai stándar. Bumper dikasih skid plate dan dilengkapi sensor parkir.

Tampilan kian manis dengan dipindahkannya antena ke bagian atas belakang dan dikasih spoiler – ini khusus untuk versi Limited. Yang dipaparkan spesifikasi di atas dari versi termewahnya, sementara FMI mengekluarkan dua varian lagi, yakni XLS (terendah) dan XLT (menengah). Jadi ada beberapa komponen tidak dijumpai di dua model ini.

Termasuk interior, meski desainnya sama, tapi untuk yang Limited dipermanis dengan memakai panel wood. Kemudian, pengemudi dan penumpang depan yang di Limited serta XLS sudah dilindungi kantong udara, termasuk dari sisi samping buat pengemudi yang di Limited.

Bagaimana dapur pacu? Untuk mesin masih sama persis dengan model sebelumnya, 2.261 cc 4 silinder DOHC 16V dengan VICS, TSCV, ETCS dan VVT.
Read more >>

Ford Escape Baru Hadir September

Meningkatnya peminat mobil Ford pada IIMS 2008 membuat Ford Motor Indonesia (FMI) mempercepat pelaksanaan strategi market-nya. Salah satunya adalah dengan menampilkan berbagai kendaraan baru untuk tahun ini dan 2009, baik yang face lift
maupun unit baru, di antaranya Ford Fiesta.

Sampai Senin (14/7), menurut J Andre Dumais, pesanan mobil Ford sudah mendekati angka 100 unit. "Jumlah itu berdasarkan SPK (surat permintaan kendaraan). Dari jumlah itu, tertinggi diraih Escape dan Ranger," kata Andre. Selain dua kendaraan itu, juga dipamerkan Ford Focus, Everest, dan Escape Limited.

Tingginya peminat Escape membuat FMI semakin yakin akan keputusannya untuk meluncurkan Escape baru meski sekadar face lift. "Eksterior ada perubahan, seperti depan, tidak banyak memang. Sedang belakang, model lampunya horizontal," kata Andre.

Selain Escape, juga akan ditampilkan Ford Fiesta, sedan medium. Soal mesin dan harga belum ada angka pasti, tapi bocoran dari kompetitornya menyebutkan, mesinnya berkisar 1.500 cc. Malah konon Fiesta itu jelmaan dari mobil konsep Ford Verve, hanya versi yang kecilnya.

Read more >>

Ford Verve Seharga Honda Jazz

Di stan Ford terpajang satu sedan konsep Verve yang menjadi maskot Ford Motor Indonesia (FMI) dalam ajang pameran mobil internasional (IIMS) 2008 di JCC. Kendaraan ini baru akan diproduksi massal pada 2010 dan akan meramaikan pasar mobil di Tanah Air.

Dilihat dari desainnya, Anda pasti memperkirakan harganya cukup tinggi, dengan harga terendah Rp 400 juta. Bagi yang sudah melihat dari dekat, pasti mengira harganya akan jauh lebih tinggi lagi. Sebab, rancangannya dinilai sebagai sebuah terobosan terbaru dalam dunia industri otomotif lantaran menggunakan konsep desain kinetik.

Tampak sekali tarikan-tarikan garis kuat dan lekukan-lekukan body yang halus sebagai cerminan kinetiknya. Tampilnya sosok Verve itu juga sebagai informasi bahwa bentuk eksteriornya menjadi barometer desain kendaraan di dunia industri otomotif sekaligus sebagai acuan rancangan sedan kecil di masa mendatang.

Mau tahu berapa harga pastinya? "Nantinya akan bersanding tipis dengan Honda Jazz," kata Operation Manager Ford Jakarta Timur J Andre Dumais kepada Kompas.com. Diperkirakan, harganya berkisar Rp 150 juta-Rp 160 juta, berarti akan bersaing dengan Toyota Yaris dan Suzuki Swift.

Dari segi bentuk memang beda, tapi ada kemungkinan tahun 2010, Jazz, Yaris, dan Swift juga punya bentuk seperti itu. Yang menguatkan lagi, Verve bakal bertempur dengan tiga kompetitornya soal dapur pacu. "Mesinnya, juga nggak beda jauh dengan Jazz, berkisar 1.500 cc," kata Andre. Ia juga akan membuat balapan one make race (OMR) Verve jika sudah masuk Indonesia.

Read more >>

Ford India Bangun Pabrik Mesin

Masuknya Ferrari, kemudian BMW siap berperang dengan mobil mini untuk melawan produksi lokal, Nano, Ford coba menguatkan pondasinya. Mereka akan membangun pabrik mesin dan perakitan kendaraan pada 2010. Untuk memenuhi target itu, dipersiapkan dana sekitar Rp. 4,8 triliun. Dengan dana itu, Ford juga meredesain sedan kecil New Fiesta.

Hal itu dikemukakan executive perusahaan saat launching new Fiesta 1.6L kepada koran Economic Times. Jubir Ford mengatakan, rencana pembangunan pabrik mesin, lokasinya berada di luar Chennai, tepatnya di Maraimalai Nagar. Di situ nantinya dibikin mesin diesel dan bensin dengan jumlah sekitar 250 ribu mesin yang mulai dikerjakan 2010.

Bersamaan dengan itu, juga diproduksi sedan kecil untuk konsumsi Eropa, Cina, Meksiko dan pasar negara lainnya. Pilihannya pada Fiesta dengan total kapasitas produksi sekitar 200 ribu pada 2010 mendatang.
Read more >>

Ford Luncurkan Sistem Online Purna Jual Regional Pertama di Indonesia

Online menunjukkan peranan pentingnya dalam dunia otomotif. Sebagai sebuah media komunikasi dan informasi berskala hingga internasional, sistem online bisa digunakan ATPM untuk lebih mengoptimalkan komitmen kepada para konsumennya. Pada 22 Mei 2008, PT. Ford Motor Indonesia (FMI) meluncurkan sistem online layanan purna jual yang diaplikasikan pertama kali di Indonesia bernama PANDA (Parts and Accessories) dan sistem Servis2. Keduanya diciptakan untuk mendukung layanan menyeluruh suku cadang Ford di Sunter dan kepada 28 dealer Ford di seluruh Indonesia untuk menjamin kelancaran dan ketepatan pendistribusian suku cadang Ford.

Sistem PANDA memberikan informasi terbaru kepada pelanggan akan ketersediaan suku cadang di Indonesia dan di seluruh pusat suku cadang Ford di seluruh Asia Pasifik. Sistem ini berguna memastikan terjadinya biaya pengantaran suku cadang yang lebih efisien, meningkatkan ketersediaan stok suku cadang dan memfasilitasi pemenuhan akan permintaan konsumen. Sebagai tambahan, sistem Servis2 menyimpan informasi lengkap menyangkut garansi dan kepemilikan kendaraan, yang memungkinkan pengguna untuk melacak sejarah suku cadang yang dibeli untuk setiap kendaraan Ford di Indonesia.

Will Angove, Presiden Direktur PT. FMI menjelaskan, “Kepuasan pelanggan selalu menjadi tujuan utama dari FMI. Armada kami hanyalah awal dari layanan yang diberikan Ford. Layanan purna jual terbaik dan kemudahan akses yang mudah akan suku cadang adalah tahap lanjutan terpenting dari layanan yang diberikan Ford. Pusat suku cadang Sunter adalah sebuah bentuk kemajuan dan jelas dengan teknologi ini, kami dapat mengatakan kami bisa mengantarkan layanan purna jual terbaik yang terbaik bagi masyarakat Indonesia”.

”Kami baru saja mencetak pendapatan tertinggi atas layanan purna jual di bulan April tahun ini yang mencapai Rp. 8,4 milyar. Pusat suku cadang Sunter memainkan peran integral dalam kesuksesan ini. Dengan sistem terdepan, biaya pengantaran dan distribusi suku cadang telah menjadi lebih efisien dan memberikan keuntungan besar bagi para pemilik Ford. Hal ini terefleksikan dalam Cost of Ownership kami, yakni sebuah laporan yang menganalisa pengeluaran purna jual pelanggan yang dianalisa secara berkala oleh tim Customer Service Operation kami,” lanjutnya.

Brian Colliani, Direktur Eksekutif Customer Service Operations Ford Asia Pasifik & Afrika mengungkapkan kebahagiaannya atas diluncurkannya layanan ini. ”Selalu menjadi komitmen Ford di setiap saat dan di manapun untuk membuat hari –hari konsumen kami menjadi menyenangkan. Kami mengucapkan selamat kepada tim Ford Indonesia yang telah meluncurkan program ini dan mendoakan mereka untuk selalu sukses dalam segala aspek terutama pada program layanan purna jual,” ungkapnya.
Read more >>

Ford Community Indonesia Gelar Aksi Sosial di Salabintana-Sukabumi

Berpetualang menikmati kesejukan alam pegunungan sambil mengisi musim liburan panjang, merupakan momen terbaik yang jarang dilewati oleh komunitas kendaraan. Terlebih dengan embel-embel untuk meningkatkan keakraban antar sesama anggota plus melaksanakan kegiatan sosial, menjadi prioritas utama yang terus ditanamkan bagi seluruh komunitas di tanah air.

Atas dasar inilah pada Sabtu - Minggu (22 - 23/12) lalu, Ford Community Indonesia (FCI) melakukan touring plus bakti sosial di daerah Salabintana-Sukabumi. Untuk misi-nya kali ini, FCI yang diketuai oleh I Wayan Siu Kumara beserta para anggotanya berkunjung ke kampung Perbawati, area perkebunan PTP VIII guna membagikan sembako kepada 90 kepala keluarga di kawasan tersebut.

Masyarakat sekitar pun menyambut positif itikad baik yang diberikan FCI. Sebelum acara utama dimulai berbagai hiburan dan games menarik bagi anak-anak menjadi suguhan pembukanya. Dalam sambutannya Wayan menuturkan, "Dengan acara ini diharapkan dapat menambah keakraban sesama anggota FCI dan tentunya sambil membagi kebahagiaan bagi orang lain yang membutuhkan". Selain itu, Wayan menambahkan, even ini dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan bagi anggotanya untuk melakukan konvoi dengan baik, tertib, aman dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Keesokan harinya seluruh anggota beserta keluarganya melaksanakan 'hajatan' utamanya, yakni menyusuri medan light-off-road menuju air terjun setinggi 100 meter di Salabintana. Dikelilingi rimbunnya hutan di Taman Nasional Gede-Pangrango serta gunung Salak-Halimun, Ford Ranger, Everest dan Escape yang menjadi tunggangan para anggota FCI seakan lincah melewati lebatnya hutan tersebut. "Kepada para pengguna Ford terutama pemakai Ranger, Everest dan Escape kami ingin memperkenalkan dunia off-road. Tujuannya adalah agar mereka mengetahui fitur, kelebihan dan batas kemampuan dari kendaraan masing-masing di medan off-road," tutup Wayan
Read more >>

4otomotif modifikasi